Dishub Larang Transportasi Online Beroperasi di Kota Malang
Dishub Operasi Transportasi Online @MalangToday/Pipit Anggraeni

MALANGTODAY.NET – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sementara waktu melarang transportasi berbasis online untuk beroperasi hingga muncul peraturan yang jelas.

Dishub mengimbau agar transportasi berbasis online tidak dulu beroperasi di Kota Malang. Setidaknya sampai turun peraturan jelas dari pemerintah pusat yang saat ini masih dalam tahap uji publik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi mengatakan, kesepakatan yang sudah dibuat dengan organisasi angkutan darat (Organda) untuk menindaklanjuti polemik transportasi berbasis online tersebut akan dilakukan secara berkala. Sehingga akan ada efek hera bagi para transportasi online.

“Kami minta jangan beroperasi dulu, sampai ada revisi tentang Permenhub 32 tahun 2016,” katanya pada Media, Jumat (17/3).

Menurutnya, pelarangan tersebut dilakukan untuk mengurangi gesekan yang terjadi antara transportasi online dan angkutan umum konvensional. Sebab sejauh ini, angkutan berbasis online belum memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah terkait angkutan umum.

Diantaranya seperti uji kir, izin trayek, hingga plat berwarna kuning. Sehinhha akan menimbulkan kecemburuan sosial bagi para pengusaha transportasi konvensional. Terlwbih jumlah angkutan umum di Kota Malang saat ini sudah mencapai ribuan.

“Kemarin kami dapatkan 11 kendaraan berbasis online, dan hari ini belum diketahui karena masih belum selesai,” pungkas pria berkumis ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here