Demo, HMI Unisma Sampaikan Lima Tuntutan untuk Pemerintahan Jokowi
Aksi demo mahasiswa di depan DPRD Kota Malang @Dwi/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Islam Malang (Unima) melakukan aksi demonstrasi dengan tema “Indonesia Gawat Darurat” di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jum’at (14/9) siang.

Koordinator Aksi, Rizal Aditya mengatakan, aksi ini dilatarbelakangi oleh beragam permasalahan Indonesia yang tak kunjung selesai, terutama masalah perekonomian dan kesejateraan.

Baca Juga: Cintai Satwa Burung, PROFAUNA Tolak Wacana Revisi Peraturan Menteri LHK

“Sebagai mahasiswa, kita melihat banyaknya janji-janji pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan namun sampai saat ini masih banyak warga indonesia yang pengangguran dan kelaparan.” ujar Rizal kepada MalangTODAY, beberapa saat lalu.

Dirinya juga menilai, pemerintahan Jokowi – JK selama ini lebih pro tenaga kerja asing, sebagaimana yang tertera pada Perpres No 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing.

“Pemerintah mengeluarkan Perpres itu, harusnya pemerintah lebih peduli dan mengutamakan pribumi”. tegasnya.

Selain ekonomi dan kesejahteraan, para mahasiswa ini juga menyinggung tentang sara dan pelanggaran HAM.

“Isu toleransi agama seperti suara azan pakai speaker kemarin itu juga belum ada solusi, kami juga melihat pelanggaran HAM masih banyak seakan penegakan hukum tidak berjalan”, pungkas Mahasiswa Unisma tersebut.

Baca Juga: Say No To Drugs, Duta Anti Narkoba ITN Gandeng PKK

Didasari oleh permasalahan-permasalahan ini, Rizal dan mahasiswa lain menyuarakan lima tuntutan kepada pemerintah, antara lain : Meningkatkan stabilitas perekonomian dalam negeri, Stop impor pangan dan tingkatkan ketahanan pangan dalam negeri, Menghapus Perpres No. 20, Stop Isu SARA, dan yang terakhir Copot Menteri Agama Lukman Hakim. Kendati belum mendapat tanggapan dari pemerintah daerah ataupun pusat, para mahasiswa tetap yakin lima tuntutan tersebut dapat didengar.

“Kami berharap pemerintah bisa mendengar dan memberikan solusi untuk Indonesia lebih Jaya” jelas Rizal.


Reporter : Dwi Setyani
Editor : Raka Iskandar

Loading...