Ilustrasi kata-kata viral
Ilustrasi kata-kata viral @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Sempat viral di sosial media Instagram sejak beberapa waktu lalu, kata-kata viral “wayahe-wayahe” saat ini sudah merambah Kota Malang.  Tapi, tahukah  kamu Zens darimana sebenarnya kata viral ini?

Ternyata, kata-kata viral ini bermula dari ucapan seorang penjual pentol alias cilok bernama Ngadino. Ngadino adalah seorang warga Bojonegoro, Jawa Timur. Ia sudah berjualan pentol sejak 2002. Saat menjajakan jualannya,  Ngadino selalu mengucapkan kalimat tersebut sekaligus membunyikan bel terompet khas penjual pentol.

“Wayahe wayahe (Saatnya saatnya) pentol sejati,” ucap Ngadino ketika berjualan.

Ketika aksinya saat berjualan tersebar di sosial media, videonya pun langsung viral. Sebab, kata-kata tersebut begitu mudah ditirukan dan diaplikasikan dalam suatu konteks kalimat.

Alhasil banyak masyarakat tak terkecuali di Kota Malang saat ini juga dilanda demam wayahe-wayahe ini. Salah satunya yakni MC yang malang melintang di panggung-panggung acara di Kota Malang. Tak lain dan tak bukan adalah Rizky Boncell.

Hampir di setiap Instagram story maupun acara yang dipandunya, ia selalu mengucapkan kata-kata viral ini. Terakhir, dalam Instagram Story ia mengunggah keseruannya bersama adik-adik di SMAN Pandaan, Kamis (2/5/2019).

“Mana suaranya SMAN 1 Pandaan?” tanya pria bernama asli Muhammad Rizky Wahyu Utomo ini dalam Instagram Story @rizkyboncell.

“Masyuuukkk wayahe wayahe tetooot tetoooott,” sambungnya ketika mendengar riuh para siswa.

Tidak hanya Boncell, saat berada di area kampus di Kota Malang, pasti terdengar kata-kata ini. Berdasarkan pantauan MalangTODAY, salah satu kampus yang mahasiswanya sudah akrab dengan kata-kata ini yaitu Universitas Brawijaya. Tepatnya di area Fakultas Ilmu Komputer.

Nah, itu dia salah satu kata-kata viral yang sedang hits di Malang. Apakah kamu juga sering keceplosan mengucapkan “wayahe-wayahee” ini? (AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.