Darah Biru Arema 2 Bakal Tayang di Bioskop Indonesia!
Tim Darah Biru Arema 2 di Akatara Indonesian Film Festival 2017 (for MalangTODAY.net)

MALANGTODAY.NET – Film kebanggaan arek Ngalam, Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2), masuk daftar 28 film pilihan Akatara Indonesian Film Financing Fair 2017. Hal ini membuka peluang film tersebut untuk tayang di bioskop Indonesia.

Akatara adalah forum pendanaan proyek film pertama yang digagas oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia. Selain mendapat suntikan dana, film-film yang terpilih juga berpotensi untuk ditayangkan di bioskop-bioskop Tanah Air.

Dilansir dari akun Twitter resmi Bekraf, film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) berada di peringkat 23 dari 28 film karya anak bangsa yang terdaftar.

Tentunya hal tersebut membuat sang produser, Vicky Arief Herinadharma, S.Ikom merasa bangga dan senang bahwa karyanya bisa berpeluang dilihat oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Alhamdulliah film bioskop pertama dari Malang dengan judul Satu Jiwa Untuk Indonesia telah lolos 28 besar dan berhasil menyisihkan 150 film lainnya dari seluruh Indonesia,” ucapnya kepada MalangTODAY.net

Ia juga mengungkapkan bahwa pengerjaan film ini sudah 90 persen. Tinggal proses grading dan mixing sebelum resmi dirilis di bioskop.

Vicky menambahkan, bahwa Bekraf memilih film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2), karena melihat semangat pengerjaan film tersebut.

“Bekraf melihat spirit kita. Persiapan film ini memang rapi, dan manajemen produksinya jelas. Mereka juga melihat potensi dari Aremania ini cukup besar,” timpalnya.

Film ini memang membawa embel Arema yang khas. Namun, Vicky menegaskan bahwa nantinya siapapun yang menonton film ini, tetap bisa menikmatinya walaupun belum tahu mendalam tentang fans klub sepak bola Singo Edan.

Durasi film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) berbeda dengan film pertamanya. Darah Biru Arema berdurasi 40 menit dan masuk kategori film pendek. Sedangkan Darah Biru Arema 2 berdurasi 90 menit dan akan menjadi film nasional pertama karya arek Ngalam. (Ans)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda