Copet 'Emak-emak' Asal Surabaya Kembali Tertangkap, Dosen UM Jadi Korban
Pelaku pencopet yang diamankan petugas kepolisian Polres Klojen, Malang @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Sempat tertangkap polisi akibat mencopet, wanita paruh baya bernama Soeprapti (54) ini harus berurusan dengan polisi lagi. Hal ini karena ia tertangkap basah mencopet barang milik salah satu dosen Universitas Negeri Malang (UM), Farida (39) di kawasan pertokoan Mitra lantai 1 di Jalan KH. Agus Salim, Kota Malang.

Berdasarkan keterangan Kapolsekta Klojen Budi Harianto, S.H., Soeprapti yang merupakan warga Gubeng Gang Masjid, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya ketahuan mengambil handphone Farida yang merupakan warga Jl Terusan Sigura-Gura.

Baca Juga: Lama Vakum, DKM Kembali Siap Wadahi Seniman dan Budayawan

Saat itu pelaku tengah merogoh tas korban yang resletingnya terbuka dan mengambil handphone milik korban. Setelah pelaku sukses mengambil handphone tanpa sepengetahuan korban, ia bergegas pergi. Namun sayangnya, aksi pelaku ini diketahui oleh beberapa pengunjung yang ada. Pelaku kemudian berhasil dihadang oleh pihak keamanan Mitra. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Klojen, Malang.

“Dari tangan pelaku diamankan 1 unit handphone merk Samsung Galaxy J5 warna Gold. Tersangka kami kenakan Pasal 362 KUHP. Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan di Polres Malang Kota,” jelasnya.

Ketika diinterogasi petugas, tersangka mengaku baru pertama kali melancarkan aksinya. Namun petugas tak percaya dengan keterangan tersangka karena dari daftar catatan petugas, tersangka sebelumnya pernah ditangkap karena kasus yang sama.

Baca Juga: Pemkot Malang Usulkan UMK Menjadi Rp 2,6 Juta

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, S.IK., M.H., Budi Harianto mengungkapkan bahwa pelaku ini sudah tidak asing lagi. Sebab sebelumnya, dia sudah pernah diamankan petugas kepolisian karena kasus yang sama.

“Tersangka ini memang kambuhan, dia pernah ditangkap sebelumnya karena kasus pencopetan,” jelasnya (8/11/2018).


Reporter: Andika Fajar Kurniawan
Editor: Raka Iskandar

Loading...