Cintai Produk Lokal, Tips Memulai Usaha Ala CEO Cozy Chocolate
Fendi Susilo saat berada di depan tenant Cozy Chocolate@Dwi Setyani/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET– Pemenang Program Pendanaan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) 2018, Cozy Chocolate, mulai memperluas usahanya. Produsen Coklat asal Kota Blitar terus melakukan promosi dan ekspansi pasar.

CEO Cozy Chocolate, Fendi Susilo saat ditemui di acara Chocolate Goes To Campus menyampaikan bahwa di tahun ke tiga berdirinya Cozy Chocolate, semakin mendapat tanggapan positif dari konsumen. Karenanya, dirinya berencana melakukan ekspansi pasar dengan peningkatan produksi.

Baca Juga: Plesetkan ‘Potong Bebek Angsa’ Demi Tujuan Politik, Salahkah Fadli Zon?

“Sudah tiga tahun dirintis sejak 2015, di tahun ke-3 ini berusaha meningkatkan kapasitas produksi, alhamdulilah dapat pendanaan dari Kemristekdikti,” ujar Fendi.

Laki-laki asal Blitar ini juga membeberkan dana yang diterima dari Kemristekdikti, sejumlah Rp 405 juta ia dapatkan dari program PPBT 2018.

“Pendanaan dari dikti Rp 405 juta, saya gunakan untuk mengelola usaha dan juga membuat acara Chocolate Goes To Campus ini,” ujarnya saat ditemui di Gazebo FK Universitas  Brawijaya belum lama ini.

Fendi mengaku sebelum mendapat dana dari Kemristekdikti, dirinya hanya memiliki modal apa adanya. Setelah mendapat dana, usaha Cozy Chocolate mengalami peningkatan yang signifikan.

“Sangat bersyukur ya dapat dana, cukup signifikan setelah dibantu dana. Bukan cuma di Blitar tapi kita ekspansi ke luar Blitar juga,” tutur Fendi

Produk olahan kakao ini telah memiliki beberapa mitra di luat Blitar, antara lain di Surabaya, Madiun, Malang, Makasar dan Solo. Kendati merupakan usaha rumahan (homemade), Fendi mengaku itra-mitranya banyak yang membuka outlet.

Baca Juga: Warga Betek Kehilangan Motor yang Terparkir di Halaman Rumahnya

“Cozy Chocolate ini usaha rumahan ya, kami mengolah kakao menjadi bubuk coklat dan coklat batang, mengambil kakao dari petani kakao Blitar,” ujarnya.

Selain itu, melalui event ini, dirinya juga mengajak mahasiswa untuk menjadi wirausaha dengan bermitra dengan Cozy Chocholate.

“Kami buat brosur, mahasiswa tadi juga banyak yang antusias dan tanya-tanya untuk jadi reseller,” ungkapnya

Untuk memaksimalkan dana yang didapatkan, Fendi juga berencana mengembangkan pangsa pasarnya dengan membuat franchise.

“Strateginya lebih ke franchise bukan retail atau outlet, dengan pendanaan Dikti kami mencoba paket franchise,” tambahnya.

Tips berwirausaha

Kendati Cozy Chocolate telah terbilang sukses, Femdi tidak berhenti untuk terus belajar tentang bisnis. Pria lulusan Universitas Brawijaya itu juga membeberkan kiat berbisnisnya.

“Untuk mahasiswa kalo bisa berbisnis, caranya mudah gausah memikirkan modal,” ujarnya.

Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Segini Kuota CPNS Kabupaten Malang

Menurut Fendi, hal yang harus dilakukan saat memulai bisnis adalah menumbuhkan rasa bangga pada produk lokal, mencari link sebanyak-banyaknya, dan konsisten serta tidak pantang menyerah.

“Saya juga jatuh bangun, itu emang wajar kalo mau berbisnis, cuma yang penting komitmen dan konsisten, serta terus berdoa,” tuturnya.


Reporter: Dwi Setyani
Editor    : Endra Kurniawan

Loading...