‪Catut Abah Anton Spanduk Larangan Transportasi Online Dicopot ‪
Salah satu spanduk yang terpasang @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Keberadaan bermacam spanduk terkait masalah transportasi, ternyata diakui sudah dicopot oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).‬

‪Pasalnya, spanduk tersebut dinilai tidak memiliki ijin yang telah ditentukan. Pemasangannya tidak pada tempat yang seharusnya, sehingga petugas terpaksa harus mencopotnya.‬

“Kemarin memang kita copot karena tak berijin. Saya tidak tahu siapa yang memasang. Ditemukan menyebar di sembilan titik yang semuanya kita copot,” kata Plt Kasatpol PP Kota Malang, Dicky Heriyanto.‬

‪Di samping itu, adanya pencatutan nama Walikota Malang, M Anton juga menjadi pertimbangan pencopotan karena kalimat yang terpampang tidak benar keberadaannya.

Ditakutkan membuat permasalahan semakin melebar karena adanya sebutan Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu).‬

‪”Di spanduk ada pencatutan nama Abah Anton (Walikota). Abah kan hanya memimpin Kota Malang, tapi yang tertampang mencatut Malang Raya,” ungkapnya.‬

‪Ia juga mengungkap bahwa sebelum adanya keputusan Pemerintah Kota Malang terkait masalah transportasi online, pemasangan spanduk tersebut tidak dibenarkan keberadaannya.‬

‪”Kan belum ada keputusan, jadi ndak bisa mereka bertindak seperti itu,” tambahnya.‬

‪Seperti diketahui, saat demo sopir angkot dan taksi 20 Februari lalu banyak juga yang berasal dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Mereka menyampaikan tuntutannya hanya kepada Walikota Malang.‬

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here