Rayuan Maut Pemkot Malang Cegah Demo Angkot
Para sopir kepung Balai Kota Malang dengan angkutan umum beberapa waktu lalu. (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Aksi turun jalan yang dilakukan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang kali ini tidak biasa. Karena selain mengepung balaikota dengan ratusan mobil angkot, mereka juga melakukan protes dengan sederet lagu dangdut.

Ratusan sopir angkutan umum itu berjoget, dengan alasan menunggu kehadiran Walikota Malang turun menemui para demonstran.

Sembari mengibarkan bendera merah putih dan poster bertulis berbagai tuntutan. Lebih dari empat lagu sudah dikumandangkan.

Sementara itu, koordinator demo, Doger dalam aksinya menyampaikan berbagai tuntutan. Tiga tuntutan tersebuta adalah keadilan dan meminta Pemkot Malang untuk menegakkan Undang-Undang dan aturan lalu lintas angkutan umum.

Kedua, lanjutnya, menuntut Pemkot Malang untuk menolak kendaraan roda dua sebagai kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek karena bertentangan dengan aturan yang berlaku, dan terakhir meminta agar Pemkot Malang segera menertibkan segala jenis angkutan umum berbasis online yang melanggar aturan dn bertentangan dengan undang-undang serta peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Baca Juga, Angkot Mogok, Anak Hendak Kemoterapi Terpaksa Naik Mobil Satpol

“Pemerintah kota harus lebih tegas, jangan kalah dengan Wali Kota Surabaya,” teriaknya.

Sampai diturunkannya berita ini, aksi demo masih berjalan. Beberapa akses jalan di sekitar Balaikota Malang dan Stasiun Kota Baru pun sempat terhambat akibat para sopir angkot memarkir kendaraannya dari depan Stasiun dan melingkari Balaikota.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here