BNN Kota Malang Tak Dapati Kasus Positif
Ilustrasi Tes Urine (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang menggelar tes urine terhadap mahasiswa dan dosen asing di lingkungan Universitas Brawijaya (UB). Tes dilakukan bersamaan dengan pengecekan kelengkapan data oleh Kantor Imigrasi Kelas I Malang.

Hasilnya, tidak satupun warga asing yang positif mengonsumsi barang haram tersebut.

Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiarto mengatakan, langkah tersebut sengaja diambil berbarengan dengan semakin maraknya kasus ketenagakerjaan asing yang semakin menjadi sorotan publik.

Selain itu operasi senyap juga dirasa lebih efektif untuk menjaring para pengguna narkotika.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, karena ini memang upaya untuk memberantas peredaran narkoba,” katanya, Senin (13/3).

Menurut Bambang, operasi tersebut dirasa sangat penting dilakukan karena mahasiswa maupun dosen berasal dari latar belakang yang berbeda budaya.

Sehingga operasi tersebut, lanjutnya, menjadi upaya persuasif yang dilakukan oleh BNN. Warga asing maupun warga Indonesia agar tidak mengkonsumsi berbagai jenis narkotika.

“Latar belakangnya beda, ada yang dari Libia, Perancis, Jepang, India, Brunei, hingga Timor Timur,” tambahnya.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, sasaran utama dalam program perdananya itu adalah kampus Universitas Brawijaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim. Karena kedua kampus tersebut sudah memiliki jumlah tenaga kerja dan mahasiswa asing sangat banyak.

“Nantinya semua sektor juga akan kami sasar. Rencananya, dalam satu tahun setidaknya operasi senyap dilakukan dua kali,” pungkas Bambang. 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here