Bioskop dan Gaya Hidup Masyarakat di Kota Malang
ads

MALANGTODAY.NET – Bioskop sejak dari dulu memang menjadi salah satu pilihan banyak kalangan sebagai sarana penghibur. Jadi tak heran, jika di beberapa kota besar termasuk Kota Malang, tempat menonton massal ini masih mampu bertengger.

Sejak dari dulu, bisnis perfilman ini dapat dikatakan sangat laris manis. Beberapa bioskop pun berdiri, dengan menawarkan tiket yang bervariasi. Namun setelah masuknya teknologi dan industri pertelevisian, bioskop menjadi tak seramai pada masa kejayaannya.

Di kota pendidikan ini, setidaknya masih tampak beberapa bekas bioskop jadul yang sudah tak beroperasi. Salah satunya adalah bioskop di Jalan Kelud. Bioskop yang juga dikenal sebagai bioskop misbar (gerimis bubar) ini sekarang memang tak lagi beroperasi. Namun gedungnya masih tetap kokoh dan seolah menjadi saksi atas kejayaan film Indonesia di masa lalu.

Selain itu, masih banyak lagi bioskop jadul yang dulu sangat berjaya di masanya. Seperti Merdeka Theater atau sebelumnya dikenal sebagai Roxy Theater yang terletak di Jalan Basuki Rahmad 10 Malang. Kemudian Mutiara Theater di Jalan Trunojoyo yang sekarang beralih fungsi menjadi sebuah Cafe.

Selanjutnya Ratna Theater di Jalan KH Agus Salim, dan sekarang dipakai Malang Plaza, dulunya Atrium Theater, Misbar di Jalan Sokarno-Hatta, sekarang menjadi Rumah makan Ringin Asri. Selain itu juga ada President Theater  di Jalan Letjen Sutoyo yang dalam perkembangannya berubah menjadi Mitra II, dan sekarang menjadi Hotel Savana.

Sementara saat ini, bioskop di Kota Malang kembali tumbuh subur. Beberapa pusat perbelanjaan sudah melengkapi sarana untuk menonton itu. Saat ini, deretan bioskop di Kota Malang yang tak pernah ketinggalan menyuguhkan film teranyar adalah Cinema 21 Dieng Plaza, Cinema 21 Mandala, Sarinah Cineplex–Movimax Sarinah, Dinoyo Cineplex–Movimax Dinoyo, dan Cinemaxx Malang Town Square.

Sementara dua pusat perbelanjaan lain saat ini juga tengah bersiap menghadirkan bioskop. Keduanya adalah MoviMax Malang City Point (MCP MoviMax) dan Cinema XXI Plaza Araya tang sepertinya akan menyapa masyarakat Kota malang dalam waktu dekat.

Meskipun saat ini teknologi streeming dan juga televisi semakin canggih, namun gaya hidup masyarakat Kota Malang untuk menonton di bioskop masih berkembang. Selain dapat dibuktikan dengan kemunculan bioskop anyar, tempat menonton itu selaku dipenuhi anak muda.

Tak hanya di hari libur panjang dan weekend saja, bioskop selalu ramai saat kemunculan sebuah film yang memang banyak digandrungi oleh pecinta film. Tak jarang, kita harus mengantre sangat panjang dan rela menunggu beberapa jam untuk bisa menonton film yang kita inginkan.

Sebut saja film Jumanji, Welcome To The Jungle yang selama beberapa pekan ini bertengger di nomor satu. Bioskop di Kota Malang yang menyuguhkan film ini selalu kehabisan tiket hanya dalam hitungan jam. Menunjukkan, bahwa antusias masyarakat dan pecinta film di kota bunga ini sangat luar biasa.

Semua elemen, mulai dari anak-anak, muda, hingga orang dewasa sampai sekarang masih sangat suka menghabiskan waktunya di bioskop. Menonton bersama nampaknya saat ini memang masih menjadi gaya hidup yang populer di Kota Malang. Dalam beberapa perbincangan anak muda, selain menikmati kudapan dan nongkrong di cafe, pilihan untuk menghibur diri adalah menonton film di bioskop.

Lantas, sebenarnya dari mana awalnya kebiasaan menonton dengan layar lebar di bioskop ini bermula? Nantikan pembahasan tim MalangTODAY selanjutnya ya guys.