Ilustrasi jualan ta'jil @Pojoksatu
Ilustrasi jualan ta'jil @Pojoksatu

MALANGTODAY.NET – Beberapa jam lagi, umat Islam akan memasuki bulan Ramadan. Pada bulan penuh rahmat ini, akan banyak dijumpai pedagang dadakan di ruas-ruas jalan. Tak terkecuali di Kota Malang, kita pasti akan disajikan pemandangan pasar tumpah hampir di setiap jalan.

Umumnya, para pedagang ini mulai bermunculan saat menjelang berbuka puasa. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkot Malang mengeluarkan Pengumuman Nomor 4 Tahun 2019 tentang Menyambut dan Menghormati Bulan Suci Ramadan 1440H/2019 M.

Pengumuman tersebut ditujukan kepada seluruh warga Malang khususnya umat Islam, pemeluk agama selain Islam, dan para pengusaha.dalam kategori ini, penjual ta’jil termasuk dalam kategori pengusaha.

Dalam poin nomor 10 Pengumuman Bagi Para Pengusaha tertulis ada tujuh poin yang harus ditaati. Poin tersebut yakni tidak berada di badan jalan dan tidak menutup badan jalan. Kemudian, pedagang juga tidak diperkenankan mengganggu lalu lintas serta tidak menutup akses jalan keluar/masuk rumah/tempat usaha/bangunan.

Selain itu, Pemkot Malang juga mengatur waktu untuk mereka bisa berjualan. Pedagang ini boleh memulai berjualan  pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Toleransi waktu yang diberikan adalah 30 menit untuk sebelum dan setelah berjualan.

Kemudian, para pedagang diharapkan tetap menjaga kebersihan area kberjualan. Pemkot mengimbau para pedagang membuang sampah ke tempat sampah terdekat. Imbauan terakhir yakni masyarakat diharapkan menggunakan pakaian bernuansa muslim dan sopan.

Nah, itu dia pengumuman Pemkot Malang bagi para penjual ta’jil. Demi kebaikan dan kenyamanan, mari kita jaga bersama-sama kekondusifan selama Ramadan ya Zens.

(AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.