Bentuk Nyata Partisipasi Masyarakat, Kini Kota Malang Punya 'Balakar'
Suasana simulasi penanggulangan kebakaran di UPT Damkar Kota Malang @Rosita/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kota Malang kini punya Barisan Relawan Kebakaran (Balakar), yang diharapkan dapat membantu penanggulangan dan pencegahan dini kebakaran. Para relawan yang tergabung dalam Balakar 1920 Kota Malang, secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko di UPT Damkar Kota Malang, Kamis (15/11/2018).

“Hari ini baru saja dikukuhkan Balakar, ini sebagai bentuk nyata daripada partisipasi masyarakat. Mereka dipilih dari masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap sesama,” ujar pria yang akrab disapa Bung Edi itu kapada awak media.

Baca Juga: Puskesmas Dinoyo Ajak Anak-anak Tanamkan Pola Hidup Sehat

Balakar 1920 dibentuk dalam rangka merespon tingginya angka kebakaran di Kota Malang. Bung Edi mengatakan bahwa sejak bulan Oktober sampai dengan November 2018 sudah ada 22 kasus kebakaran, dengan berbagai macam penyebab.

“Penyebabnya macam-macam mulai dari putung rokok, hubungan arus pendek, termasuk keteledoran yang sering dilakukan masyarakat yaitu lupa mematikan kompor,” tuturnya.

Setelah secara resmi dikukuhkan, para anggota Balakar 1920 Kota Malang melakukan simulasi memadamkan api dan juga menyelamatkan korban yang terjebak dalam bangunan saat terjadi kebakaran.

“Simulasi ini tujuannya adalah meningkatkan daripada keterampilan relawan-relawan yang baru saja dikukuhkan,” ujar Bung Edi.

Baca Juga: Tips Menghadapi Musim Pancaroba, No. 4 Perlu Diwaspadai

Tak hanya itu, Bung Edi juga menyampaikan bahwa kegiatan simulasi juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan daripada masyarakat , mengingat peran serta masyarakat yang sangat penting dalam menanggulangi masalah kebakaran.

“Disamping meningkatkan keterampilan dan kewaspadaan masyarakat, yang tidak kalah pentingnya adalah masalah kebakaran ini menjadi kepentingan kita bersama,” pungkasnya.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Raka Iskandar

Loading...