Becak Motor Laris Manis di Tengah Demo Angkutan Kota
Edi, Salah satu pengemudi becak di kawasan Arjosari (yoga)

MALANGTODAY.NET – Aksi mogok para sopir angkot mendatangkan keuntungan sendiri bagi pengemudi becak motor di Kota Malang.

Seperti yang dialami salah satu pengemudi becak yang mangkal di kawasan Flyover Arjosari. Ia mengaku penghasilannya meningkat dari biasanya.

“Biasanya jam segini masih sepi penumpang. Tapi ini tadi sudah dapat dua,” kata Edi, pengemudi becak motor.

Untuk tarifnya sendiri, ia mengaku akan menyesuaikan dengan jarak tempuh yang diinginkan penumpang. Bahkan penumpang yang mengantri becaknya juga cukup banyak. Hal ini terlihat dari banyak penumpang yang terlantar dan ingin menggunakan jasanya.

“Dari sini (Flyover Arjosari) ke Rumah Sakit Saiful Anwar tadi Saya tarif Rp 40 ribu. Kalau dekat-dekat sini ya Rp 10 ribu,” ungkap warga asal Lowokwaru itu.

Sementara itu, salah satu penumpang mengungkapkan sengaja mengantri becak karena tidak ada pilihan transportasi lain, jadi dia hanya bisa menunggu.

“Ndak ada pilihan lain. Ojek online juga tidak beroperasi. Ya naik becak saja,” kata Riatin, yang bertujuan dari Arjosari ke Pasar Blimbing itu.

Seperti diketahui, aksi demonstrasi yang para supir angkot di depan Balikota Malang saat ini masih berlangsung. Armada yang berada disejumlah titik juga menolak mengangkut penumpang sampai aksi demo berakhir.

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here