Bayi Mungil di Halaman Teras Hebohkan Warga Jalan Klayatan
Bayi perempuan yang ditemukan didepan rumah salah satu warga, yaitu Yunanik (45) Jl. Klayatan Gg lll No 5 RT 07 RW 02 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun (Istimewa)

MALANGTODAY.NET– Warga sekitar Jalan Klayatan Gg 3 hari ini dihebohkan dengan penemuan sosok bayi perempuan yang ditinggalkan oleh orang tuanya yang tak bertanggung jawab, di depan rumah salah satu warga, yaitu Yunanik (45) Jl. Klayatan Gg lll No 5 RT 07 RW 02 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang

Penemuan bayi tersebut menurut Nanik yaitu sekitar pukul 00.15 WIB, Rabu (3/4/2019) dinihari. Awalnya ia dikejutkan dengan adanya suara tangisan bayi diluar rumahnya yang cukup keras. Merasa curiga, dia bersama anaknya kemudian mencari sumber suara tangisan bayi tersebut.

Saat pintu rumahnya dibuka, suara tangisan bayi semakin keras dan bayi yang masih lengkap dengan ari-arinya diperkirakan baru lahir itu, diletakkan di halaman teras rumahnya.

“Saat itu saya tertidur, terus dibangunkan sama anak kalau di luar ada tangisan bayi. Terus saya cek ternyata benar ada bayi perempuan yang masih lengkap dengan arinya terbungkus jaket warna hijau,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, ia kemudian mengevakuasi bayi tersebut dengan membawanya ke bidan terdekat, yaitu bidan Sri Ningtyas, yang berada di Jalan Klayatan Gang II untuk dilakukan perawatan. Sedangkan warga lainnya segera melaporkan kejadian penemuan bayi tersebut ke Polsek Sukun.

Disisi lain saat konfirmasi, Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta membenarkan tentang peristiwa penemuan bayi tersebut.

“Setelah dibawa ke bidan, bayi berjenis kelamin perempuan itu telah dipotong ari-arinya dan diberi vaksin,” jelas Kompol Anang.

Kini, bayi perempuan tersebut telah diasuh oleh seorang warga Klayatan, bernama Reni (32), warga Jln. Klayatan Gang Ill No 07 RT 07 RW 02 Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang. Petugas pun masih melakukan penyelidikan guna mencari tahu siapa pelaku yang tega membuang bayi mungil tersebut.

“Kami telah mengumpulkan beberapa barang bukti dan mencari warga di sekitar kampung yang hamil dan tiba-tiba perutnya kempis. Kami akan lakukan data, dari para bidan siapa saja yang baru melahirkan,” tandasnya.(Faj/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.