Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko berfoto bersama dengan sejumlah perwakilan dinas dalan konferensi pers (Basri)
Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko berfoto bersama dengan sejumlah perwakilan dinas dalan konferensi pers (Basri)

MALANGTODAY.NET – Konferensi pers yang digelar kantor Kawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang berlangsung Selasa (8/1/2019) di lt. 5 Savana Hotel and Convention.

Dalam konferensi ini, Kepala Kantor Bea dan Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan, menyampaikan sejumlah barang sitaan yang didapat sepanjang tahun 2018.

Barang-barang tersebut berupa 253 Surat Bukti Penindakan (SBP) yang terdiri atas 173 penindakan barang kiriman POS, 55 penindakan bea cukai hasil tembakau (HT), dan 25 penindakan terhadap bea cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Baca Juga  Mudahnya Perizinan Sistem Baru, Bung Edi Apresiasi DPMPTSP Kota Malang

“Rincian tersebut antara lain HT SKT dan SKM sejumlah 7.569.088 batang, HT TIS (tembakau iris) sejumlah 13,9 ton atau setara dengan 13,9 juta batang, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 160.983 liter, dan barang kiriman pos berupa kosmetik, makanan, obat-obatan, dan suplemen sebanyak 494 barang,” terangnya.

Jika ditotal perkiraan kerugian yang dialami negara mencapai Rp 2.970.083.540 (dua milyar sembilan ratus tujuh puluh juta delapan puluh tiga lima ratus empat puluh, red.).

Menanggapi hal ini, Rudy mengatakan bahwa pihaknya juga turut menyumbang angka penurunan penindakan terhadap rokok ilegal pada tahun ini. Penindakan rokok ilegal mengalami penurunan 7,40 persen dibanding dua tahun terakhir, pada 2016, sebanyak 12,14 persen.

“Bea Cukai Malang turut berkontribusi dalam peningkatan hampir 4 kalu lipat atas penurunan rokok ilegal tersebut,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya tidak boleh terlena dengan keadaan. Pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap rokok ilegal ini.

Terakhir, Rudi berpesan agar masyarakat membatu pemberantasan rokok ilegal.

“Kepada masyarakat untuk ikut membantu memberantas peredaran rokok ilegak dengan cara tidak membelu, mengonsumsi, atau bahkan memroduksi Barang Kena Cukai (contohnya rokok, red.) secara ilegal,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengapresiasi kinerja Bea Cukai atas capaian-capaian yang diraih.

“Tentu ini capaian yang besar, capaian yang tinggi, dengan jumlah 100 personel tapi dapat meraih capaian yang tinggi,” ucap Bung Edi, sapaannya.

Bung Edi juga memberikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan terutama terkait dengan dibukanya Bandara Abdurrahman Saleh agar lebih memerhatikan potensi daerah dan memperkuat sektor usaha untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Baca Juga  Kota Malang Menuju Tahun 2020, Wawali Dorong Munculnya Inovasi

Selain itu, perhatian itu juga tertuju pada pendapatan minuman beralkohol dan maraknya perdagangan daring (online, red.) agar lebih diperhatikan.

“Kalau kita lihat dari sisi pendapatan maka sektor minuman beretikel alkohol memiliki kontribusi yang besar. Bagaimana itu diatur sesuai Perda kita,” ucapnya.


Reporter: Basri Masse
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.