Bapeten Lakukan Sosialisi Undang Undang tentang Ketenaganukliran
Acara Sosialisasi (yoga)

MALANGTODAY.NET – Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BAPETEN) menggelar sosialisasi penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) perubahan tentang Ketenaganukliran di Swissbell Hotel, Kota Malang, Selasa (07/03).

Undang Undang Nomor: 10/1997 hingga sekarang belum pernah dilakukan perubahan ataupun penyesuaian terhadap Undang-Undang Ketenaganukliran (UUK). Karena itu, sudah selayaknya dilakukan perubahan atau revisi dalam rangka penyesuaian dengan perkembangan.

“Undang-undang nomor 10 sudah hampir 20 tahun belum ada perubahan. Sedangkan saat ini sudah terjadi berbagai perubahan dan perkembangan ketenaganukliran baik secara nasional maupun internasional,” kata Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Taruniyati Handayani.

Pengaturan tentang revisi UUK perlu melibatkan sejumlah instansi terkait seperti BATAN (Badan Tenaga Nuklir) berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, instalasi dan bahan nuklir, fasilitas radiasi dan zat radioaktif, lembaga uji kesesuaian laboratorium dosimetri, pengangkut, penerima zat radioaktif serta penghasil limbah dan pengelola limbah zat radioaktif.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mendapatkan masukan maupun komentar terkait substansi baik yuridis maupun teknis. Untuk memperkuat pengaturan ketenaganukliran secara komprehensif. Saat ini penyusunan RUU pengganti tersebut sudah masuk dalam tahapan long lis PROLEGNAS 2015-2019,” ungkapnya.

Seperti diketahui, BAPETEN memiliki tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap tenaga nuklir sesuai dengan UU No. 10/1997. Pemanfaatan tenaga nuklir sendiri begitu luas seperti pada bidang industri, kesehatan. BAPETEN bertanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan untuk menjamin keselamatan pekerja, masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here