Polemik Taksi Online Kembali Memanas, Dishub Kekeh Larang Beroperasi
Ilustrasi transaksi online ©Money.id

MALANGTODAY.NET – Operasi Gabungan (Opsgab) yang ditujukan kepada para pelaku transportasi online mendapat tentangan dari netizen.

Beberapa di antaranya menyayangkan penilangan yang dilakukan terhadap transportasi berbasis online.

Di antaranya disampaikan pembaca MalangTODAY.net melalui kolom komentar berita, Hari Rochim.

Menurutnya, pemerintah juga harus memikirkan hak dan kepentingan konsumen. Terutama mereka yang sudah merasa cocok dengan angkutan berbasis online.

“Trus kepentingan/hak konsumen/pengguna angkutan umum yg mang sdh cocok dg angk brbasis ol diletakan dmn pak? Tlg dipikirkan pak,” tulisnya, Jumat, (17/3).

Senada, akun Satria berkomentar, agar berbagai elemen pemerintah mendengarkan anspirasi masyarakat yang banyak terbantu dengan transportasi online. Sehingga tidak hanya mendengar aspirasi sopir angkot. Sebab peraturan yang dibuat masih dalam kajian dan masih belum ada.

“Malang malah kemunduran, dishub terlalu takut dg angkot. Anda tidak berhak menilang taxi online maupun gojek krn blm ada keputusan pasti dari pusat,” tulis Satria.

“Tolong abah anton mendengarkan jg mayarakat yg banyak terbantu dg online. Jng krn demo angkot lalu kita mengalami kemunduran. Mohon segera keluarkan kebijakan bhw online transport diperbolehkan d kota malang,” tambahnya lagi.

Operasi Gabungan digelar Dinas Perhubungan Kota Malang bersama Dishub Provinsi, Kepolisian dan TNI. Operasi digelar di Jalan Ahmad Yani Kota Malang. (ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

1 COMMENT

  1. Yang harus dipetbsiki itu manajemen transportasi angkot nya. Penilangan jadi salah kaprah. Ini era kompetisi bebas. Yg memberi kemudshan kenyamanan aksn jadi pilihan….itu cataran untuk Absh Anton agar perbaiki angkot nya. Hayoooo kita dukung utk NGALAM LEBIH BAIK BUKAN MALAH MUNDUR……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here