Bangunan Tak Kuat, Korban Meninggal Tertimpa Beton di Kepala
Rumah Korban di Perumahan Alamsari, Jalan Joyoagung, Merjosari, Kota Malang. (yoga)

MALANGTODAY.NET – Bangunan penyangga atap rumah milik Mustakim, tidak memiliki struktur yang kuat, sehingga tidak mampu menahan kencangnya hembusan angin. Banggunan lantai dua yang berlokasi di Perumahan Alamsari, Jalan Joyoagung, Merjosari, Kota Malang itu, kemudian runtuh dan menimpa ketiga korban yang berada di rumah tersebut.

Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka. Korban atas nama Sholeh meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Mustakim pemilik rumah dan istri Sholeh mengalami luka-luka.

“Kemungkinan bangunan tidak kuat menahan angin, sehingga atapnya terbang dan beton penyangga atap menimpa para korban,” ungkap Sugito, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang datang di lokasi, Minggu (5/3) malam.

Menurut keterangan saksi, kejadian tersebut bermula saat ketiga korban hendak mengikat atap rumah yang hendak terbawa angin kencang. Namun ketiganya justru harus tertimpa bangunan yang diperkirakan masih baru dan tidak kuat membawa beban akibat hembusan angin.

“Bangunan ini perkiraan masih baru sebulan lalu selesai. Tapi memang saya lihat kurang kuat. Karena setiap kali ada angin terlihat bergerak dan membahayakan,” ungkap Fuad Bamazruk (42), tetangga korban.

Mengetahui kondisi para korban sudah terkapar, warga sekitar rumah langsung mengevakuasi korban dari lantai dua rumah berukuran 14×8 meter itu. Namun kondisi Sholeh sudah meninggal dunia dunia tertimpa beton.

“Saya tadi langsung naik dan melihat kepala Soleh sudah tertimpa cor (beton). Sedangkan Mustakim dan istri Soleh luka parah. Karena kondisi darurat langsung kami bawa korban ke rumah sakit,” ungkapnya.

Keterangan sejumlah sumber mengatakan bahwa korban meninggal atas nama Soleh bersama istrinya sedang mengunjungi rumah adiknya, Mustakim. Saat bertamu angin dan hujan datang, sementara Mustakim sendiri juga mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

“Soleh dan istrinya tinggal di daerah Langlang, Singosari. Mereka sedang menyambangi Mustakim (adiknya),” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kedua korban luka-luka masih dalam perawatan medis di IGD Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sedangkan korban meninggal dunia berada di Kamar Jenazah di rumah sakit yang sama.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here