MALANGTODAY.NET – Koalisi dua partai besar, yaitu PDIP dan PKB atau yang lebih dikenal sebagai Bang-Jo dalam Pilwali Kota Malang 2018 terus mencuat di publik. Meskipun masih menjadi pertanyaan, namun kemungkinan kolaborasi partai nasionalis dan agamis itu lumayan tinggi.

Bahkan sebelumnya, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Rian sempat membeberkan jika potensi kolaisi Bang-Jo sudah mencapai angka 90 persen. Karena saat ini, kolaisi yang terjadi di daerah bersifat secara linier. Jika Jatim sudah memastikan koalisi Bang-Jo, maka Kota Malang bukan tidak mungkin melakukan hal serupa.

Lantas yang menjadi pertanyaan sekarang, siapa yang akan mendampingi petahana, M. Anton yang berasal dari partai PKB? Benarkah kader terbaik dari internal partai, atau mungkin para bakal calon (bacalon) Wali kota dan Wakil Walikota yang terjaring dari Tim V sebagai tim penjaringan dari PDIP?

Made yang juga merupakan Ketua Tim Penjaringan Bacalon Kepala Daerah (Tim V) PDIP menyampaikan, jika hasil fit and proper test dari para bacalon wali kota dan wakil walikota yang mendaftar sudah ditangan DPP. Pasalnya, seluruh bacalon sudah mengikuti rangkaian tes yang dibuat.

“Paling lambat H minus satu pendaftaran ke KPU, last minute,” kata Made sembari tertawa ketika ditanya perihal kapan rekomendasi akan turun.

Dia pun belum mengetahui dengan pasti siapa yang akan ditunjuk oleh DPP PDIP dalam ajang demokrasi tahun depan. Karena sepenuhnya, keputusan berada di tangan pusat.

Menanggapi itu, beberapa bakal calon Wali kota yang mendaftar ke Tim V PDIP pun tak ambil pusing. Mereka optimis, hasil fit and proper test akan diberikan dan mereka tetap optimis mendapat rekomendasi dari partai yang kental dengan warna merah itu.

“Saya nggak mau berandai-andai. Saya tetap optimis mendapat rekomendasi,” kata bacalon Wali kota Malang di Tim V PDIP, Deddy Wahjudi.

Alumni ITB ini pun menilai, jika pada intinya usai Pilwali 2018 nanti, Malang harus menjadi kota yang semakin maju. Salah satunya dengan mendapat pemimpin terbaiknya.
Sementara itu, Wakil Walikota Malang,Sutiaji, yang juga mendaftar melalui Tim V sebagai bakal calon Wali Kota Malang memilih tak banyak bicara. Ia pun enggan berkomentar tentang adanya kemungkinan-kemungkinan kolaisi dari berbagai partai.
“Kan masih belum pasti, politik itu tidak instant dan bisa berubah,” jawab pria berkacamata itu.
Selain Sutiaji dan Deddy Wahjudi, beberapa nama lain juga mendaftarkan diri kepada Tim V sebagai bacalon Wali kota dan Wakil Walikota Malang. Nama-nama tersebut adalah Bandung Rafiul Huda, Wahyu Eko Setiawan, dan Kol. Laut (Purn) Agus Subagyo.

(Pit/end)

Loading...