Ini Antisipasi Dispendukcapil Kota Malang Hadapi Kasus E-KTP
Warga di Kota Malang yang tengah mengurus kartu kependudukan di block office beberapa saat lalu (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Belajar dari kasus korupsi E-KTP, membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang lebih meningkatkan kewaspadaan. Kendati kasus tersebut terjadi di pusat, namun antisipasi pungli terus digencarkan.

Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Eny Hari Sutiarny mengatakan, salah satu antisipasi yang dilakukan dengan menghapus pungutan liar (pungli) melalui pantauan tim Saber Pungli.

Sehingga, diharapkan masyarakat dapat menikmati fasilitas yang ada dengan lebih maksimal.

“Kami selalu menekankan bahwa semua pengurusan kependudukan itu sifatnya gratis, masyarakat harus tahu itu,” katanya pada Media.

Perempuan berhijab ini juga menyebutkan, semua pelayanan kependudukan dapat dinikmati masyarakat di masing-masing kelurahan. Namun apabila memang dirasa sangat mendesak, maka pengurusan dapat dilakukan di Kantor Dispendukcapil di Kantor Block Office.

Tak hanya itu, Eny juga menyampaikan, surat keterangan kependudukan yang dipegang warga belum memiliki E-Ktp bobotnya sama dengan KTP. Bentuknya memang berbeda, namun isi dan datanya sama.

“Kami sudah mengajukan sekitar 29 ribu blangko ke pusat. Jadi kami harap masyarakat bersabar,” urainya. (pit/ags)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here