Proses evakuasi oenumpang angkutan umum menggunakan armada milim Pemkot Malang (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Aksi mogok sopir angkutan umum masih terus berlanjut hingga pagi ini. Akibatnya, ratusan penumpang pun terlantar dan terpaksa menaiki moda transportasi yang disediakan oleh pemerintah Kota Malang.

Kasi Pengendalian dan Ketertiban Orang Bidang Pengendalian Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Malang, M. Damhudi mengatakan, sekitar 20 armada diturunkan untuk mengisi kekosongan dan membantu para penumpang menuju alamat yang dituju.

“Armada yang diturunkan dari Satpol PP, Dishub, dan bus sekolah dari pemerintah Kota Malang,” katanya, Selasa (7/3).

Menurutnya, armada yang diturunkan diletakkan dibeberapa lokasi strategis yanh memang menjadi pusat keramaian. Diantaranya stasiun, terminal, dan pusat pendidikan. Sementara dalam satu kali angkut, bus selalu terisi penuh.

Ratusan penumpang terlantar dan terpaksa menaiki moda transportasi yang disediakan oleh pemkot Malang.

“Satu bus itu berisi sekitar 30 orang,” tambahnya.

Sementara terkait sampai kapan aksi mogok ini akan berlangsung, menurutnya masih belum dijetahui dengan pasti. Sebab keputusan berada di tangan pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di mana pada hari ini, direncanakan pihak Dishub, DPRD Kita Malang, beserta perwakilan sopir angkot akan menuju ke Surabaya guna menindaklanjuti polemik tersebut.

“Sampai sekarang untuk mengantisipasi, maka kami masih melakukan penjagaan dengan menerjunkan beberapa anggota,” jelasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here