Anggaran Desa Terus Naik, DPR RI Minta Ada Pendampingan
Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Eddy Susetyo ketika menjadi pemateri Dialog Terbuka Pemantapan Pemahaman Pengelolaan Dana Desa (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Anggaran khusus yang dialokasikan bagi desa setiap tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari anggaran belanja daerah yang lebih besar dibanding pengeluran dari kelembagaan Kementerian.

Perlu dilakukan pendampingan khusus agar dana yang digelontorkan dapat terserap dengan baik oleh perintahan desa.

Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Eddy Susetyo mengatakan, kenaikan tersebut terjadi dikarenakan adanya kebijakan dalam memperkuat fiskal daerah. Meskipun pada kenyataannya, kemampuan fiskal masing-masing daerah memang berbeda-beda.

“Sudah ada road map, dana desa dari tahun ke tahun akan naik,” katanya dalam Dialog Terbuka Pemantapan Pemahaman Pengelolaan Dana Desa di Malang, Sabtu (4/3).

Menurutnya, eksekusi penerimaan dana tersebut tergantung oleh masing-masing daerah. Sebab alokasi dana berasal dari dua sumber, yakni berasal dari APBD Provinsi dan Kabupaten Tingkat Dua yang terus bertambah.

“Di siniliah, pengelolaan secara akuntabel harus dilakukan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Andreas juga menyampaikan, kemampuan yang berbeda dari masing-masing daerah dengan adanya sumber dana desa tersebut menjadi sebuah tantangan baru. Namun yang terpenting, adalah pendampingan di lapangan dalam penyaluran dana desa yang sesuai dengan standart.

“Kebijakan ini tentu untuk memaksimalkan pembangunan bagi desa, maka dana harus digunakan sesuai dengan peraturan yang ada,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here