Agar Tak Stress, Napi Lapas Wanita Sukun Dapatkan Bimbingan Psikologi
Para narapidana saat mengikuti seminar pengelolaan Stress (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Warga binaan atau narapidana (napi) di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pasti akan mengalami kebosanan dan kejenuhan. Untuk itu, mereka perlu mendapatkan bimbingan dari para psikologi.

Salah satunya yang dilakukan Lapas wanita kelas 2 Kebonsari, Sukun, Kota Malang Rabu (24/10) siang dengan menggelar seminar pengelolaan stress dalam rangkaian Hari Kesehatan Mental se Dunia (World Mental Health Day).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Wanita Sukun, Anies Joeliati mengungkapkan, kehadiran para psikologi dari Himpsi ini diharapkan dapat menjadikan para warga binaan menyadari kondisi dan kesalahannya.

“Untuk itu, mereka perlu mendapatkan motivasi dan pencerahan, agar terhindar dari tekanan bathin. Sebab jika tidak, bisa mengakibatkan stres dan kadang emosi tidak stabil,” ungkapnya kepada awak media beberapa saat lalu.

Menurutnya, warga binaan itu memang membutuhkan penyegaran fikiran, karena sudah tertekan.

“Warga baru ataupun menjelang keluar atau bebas, membutuhkan kesiapan mental. Perlu kesiapan pribadi, karena menjalani kehidupan yang berbeda dari sebelumnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Humas dan Psikolog Himpsi, Ade Laressa.S.P.si,M.Psi, menyatakan pernah menerima banyak keluhan, termasuk keluhan psikis.

“Kami mengelola fikiran, dengan menumbuhkan fikiran positif. Menumbuhkan motivasi serta, menumbuhkan semangat percaya diri,” jelasnya. (Yog/end)