Bandel, 8 Tower Ilegal Disegel Satpol PP Kota Malang
Penyegelan 8 Tower Ilegal oleh Satpol PP Kota Malang (pipit)

MALANGTODAY.NET – Delapan tower ilegal disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang. Pendiriannya tidak memiliki izin yang jelas, dan masih membandel ketika diberi peringatan.

Kabid Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Malang, S. Hartomo mengatakan, tower tersebur telah didirikan dan baru meminta izin setelah rampung dikerjakan. Peringatan secara lisan dan tegas pun sudah dilakukan dan belum juga diindahkan.

“Sekitar dua minggu atau satu bulan didirikan, dan kami dapat informasi dari banyak pihak, termasuk masyarakat,” katanya pada Media, Kamis (2/3).

Pembangunan tersebut, menurutnya, telah melanggar Perda Nomor 6 tahun 2013 tentang penyelenggaraan menara telekomunikasi. Sanksi yang akan diberikan berupa pidana kurungan paling lama tiga tahun dan denda maksimal Rp 50 Juta.

Secara rinci disebutkan beberapa perusahaan swasta yang telah melanggar aturan. Pertama Inforte Solusi Infotek, sebanyak empat menara, kemudian PT Sarana Umum Karya sebanyak dua tower, dan dua menara sisanya milik PT Bangun Sejahtera.

“Kebanyakan memang milik orang luar kota. Jadi kami akan beri waktu sesuai SOP antara satu minggu sampai 15 hari dan kemudian melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Namun apabila tidak segera ditindaklanjuti, dan ketika dipanggil tidak mengindahkan, maka akan ada kemungkinan terkena tipiring. Sementara apabila setelah dilakukan pengkajian dan berbahaya maka bangunan akan dirobohkan.

“Saat ini, sudah ada yang beraktivitas seperti PLN dan listrik yang masuk,” paparnyai.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here