30-40 Pasien Butuh Darah Perhari, PMI: Kesadaran Donor Masyarakat Sudah Tinggi
Kepala unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI), Dr. Enny Sekar Rengganingati @Jazila/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kebutuhan darah di Kota Malang saat ini cukup tinggi, yaitu sekitar 30 sampai 40 pasien yang membutuhkan darah setiap harinya. Namun hal tersebut bukan menjadi masalah yang serius, karena menurut kepala unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Malang saat ini kesadaran masyarakat untuk donor darah sudah baik.

“Alhamdulillah Malang ini kesadaran donor masyarakatnya cukup tinggi, 60% masyarakat datang ke sini (UTD PMI) untuk mendonorkan darahnya” ujar Dr. Enny Sekar Rengganingati.

Baca Juga: Lagi, Konsleting Listrik Sebuah Rumah Kontrakan Jl. Panjaitan Hangus Terbakar

Lebih lanjut Enny mengaku bahwa PMI Kota Malang selama ini tidak pernah kehabisan stok darah justru pihaknya yang biasa membantu ke daerah lain di luar kota seperti Makassar dan beberapa daerah lain di Jawa Tengah.

Karena menurutnya ada beberapa musim tertentu di mana stok darah semakin menipis dan jarang.

“Biasanya dari bulan Januari sampai Maret, dan itu Masalahnya secara nasional cadangan darah sedang menurun,” papar Enny kepada reporter malangtoday.net beberapa saat lalu.

Baca Juga: Pelopori Bimtek OSS di Jatim, Ketua Tim Apresiasi DPMPTSP Kota Malang

Ketika di singgung soal golongan darah yang mendominasi di masyarakat, ini mengatakan bahwa golongan darah O masih menjadi darah yang paling banyak. Namun hal tersebut berbanding dengan banyaknya jumlah pasien yang membutuhkan golongan darah tersebut.

Adapun kebutuhan darah untuk kota Malang setiap harinya adalah sekitar 150 kantong. “Kalau kebutuhan darah itu variatif, tidak menentu, kadang A yang banyak, kadang B yang banyak dan kadang O juga banyak,” jelasnya.

“Jadi untuk itu nanti cara itu dibagi menjadi bagian bagiannya yaitu sel darah merah pekat trombosit sama plasma,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Kapolresta Malang Larang Kampanye di Tempat Ibadah

Karena kebutuhan darah yang sudah terpenuhi tersebut Enny menyarankan kepada masyarakat untuk menunda donor darah, “Makanya kalau cadangan darah kita berlebih Disimpan dulu saja di dalam tubuh Nanti kalau ada yang membutuhkan transfusi darah dengan cepat bisa segera di donorkan,” kata dia.

Baca Juga  Komunitas Wong Lawas Jaman Now Ajak Warga Malang Pilih Nanda-Wanedi

Hal tersebut tidak lain dijelaskan oleh Enny, karena masa hidup darah normalnya hanya 35 hari dalam keadaan normal. Sedangkan darah bisa bertahan sampai 5 tahun apabila disimpan dengan suhu -35 derajat Celcius dalam keadaan beku.


Reporter: Jazilatul Humda
Editor: Raka Iskandar

Loading...