Penumpang naik bus sekolah (yoga)‬

MALANGTODAY.NET – Aksi mogok yang dilakukan para sopir angkutan kota (mikrolet) berakibat banyaknya penumpang terlantar. Para pengguna angkot dibuat binggung dan hanya bisa berdiri di pinggir jalan.

Tampak kerumunan para penumpang di depan Stasiun Kotabaru yang mengaku hendak menuju sejumlah tempat. Salah satunya disampaikan oleh Gilang Mathofani, mahasiswa yang hendak menuju kampus Unibraw di Kawasan Sumbersari.

Gilang mengaku kebingungan saat mengetahui kalau para sopir angkot mogok dan menolak mengangkut penumpang.

‪”Tadi saya dari Jalan Pekalongan turun di Stasiun Kotabaru sekitar pukul 07.50 WIB. Mau naik angkot ternyata mereka ada aksi mogok,” kata Gilang.

Gilang kemudian disarankan oleh polisi untuk naik bus sekolah yang terparkir halaman Balaikota. Para penumpang tersebut kemudian diangkut dengan bus sekolah dan truck miliki Polres Kota Malang.

Seperti diketahui, para sopir mikrolet dan taksi selama ini menolak keberadaan transportasi online. Mereka rencananya akan menggelar aksi di Depan Balaikota Malang.

‪Atas kejadian ini, pihak Pemerintah Kota Malang langsung bertindak cepat dengan mengerahkan sejumlah kendaraan seperti bus sekolah untuk mengantar penumpang ke tempat tujuannya.

“Mereka kita bantu sesuai dengan tujuannya. Tadi sudah ratusan penumpang di sini kita angkut, ke Brawijaya dan kampus lain,” katanya.

Hingga saat ini, ratusan angkutan kota dibiarkan terparkir di Alun-alun Barat hingga depan stasiun. Pemandangan serupa juga terlihat di Pertigaan Jalan Talun, Klojen, Kota Malang.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here