‪Ini Penyebab Aksi Mogok Sopir Angkot di Kota Malang
Aksi Supir Angkutan Umum di Depan Balaikota Malang (yoga)

MALANGTODAY.NET – Aksi mogok sopir angkutan umum, ternyata terkait keberadaan alat transportasi online seperti Go-jek dan Grab. Mereka keberatan dan dirugikan dengan keberadaan transportasi yang memanfaatkan teknologi Android itu.

‪Para sopir angkutan umum akan menemui Pemerintah Kota Malang (Pemkot) untuk meminta kebijakan agar untuk mendapatkan penyelesaian.

Aksi Supir Angkutan Umum di Depan Balaikota Malang (yoga)

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, Gatot Muharto mengatakan, pihaknya meminta Walikota agar segera diberikan jalan keluar. Karena hubungan antara angkutan berbasis online dan sopir mikrolet atau taksi sempat memanas.

‪”Kami tidak menghendaki adanya anarkis, karena kondisi antara supir angkutan umum dan online akhir-akhir ini sedang memanas. Untuk itu kami berharap segera ada penyelesaian dari Walikota,” kata Ketua Organda, Gatot Muharto.

‪Sementara itu, para sopir yang menggelar aksi di Depan Balaikota Malang, meminta agar transportasi tidak mengambil penumpang di wilayah mereka.

 

‪”Di sekitar stasiun (Kotabaru) tersedia rent car, angkutan kota, taxi Argo Mandala dan Citra. Diberitahukan kepada Grab Car dan Uber Car untuk tidak mengambil penumpang di Stasiun Kotabaru Malang,” kata Orator Aksi, Hari Sus.

‪Selain itu, mereka juga meminta agar aplikasi transportasi online segera ditutup. Keberadaan mereka juga dianggap sangat ilegal dan sangat merugikan berbagai pihak.

‪”Kami minta seluruh transportasi yang menggunakan online di wilayah Malang Raya untuk ditutup, kan mereka tidak membayar pajak dan tidak punya ijin. Keberadaan mereka sudah menurunkan penghasilan kami hingga 60 persen,” tambah Hari.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

1 COMMENT

  1. Jujur saja saya seringkali kesulitan nyari taxi didaerah dinoyo…apalagi pas lg butuh bgt contohnya harus ke stasiun ngejar kereta..sepertinya mereka pada males…tp kl pke uber..gojek atau angkutan yg berbasis aplikasi dptnya cpt…trs lbh murah juga..kan sering tuh taxi pada naikin harga didaerah stasiun kota mlg kdg smp 75rb pdhl tarif normalnya 35rb…ngapain demo lawong kualitas mereka juga g memuaskan kok dibanding angkutan berbasis aplikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here