Kota Malang Jaring Bibit Unggul Atlet Lewat Kejuaraan Atletik
Cabang olahraga atletik lompat jauh putri (Rosita)

MALANGTODAY.NET – Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) sedang menjaring bibit-bibit unggul dibidang atletik. Hal tersebut direalisasikan dengan terselenggaranya kejuaraan atletik tingkat pelajar SMP/MTs Kota Malang tahun 2018 yang bertempat di Stadion Gajayana, Sabtu (25/8).

Serangkaian kegiatan kejuaraan atletik ini dimulai tanggal 24-26 Agustus 2018, yang mana sudah diawali dengan technical meeting yang diikuti oleh para guru pembimbing pada 24 Agustus 2018.

Kadispora Kota Malang,  Nuzul Nurcahyono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pola pembinaan olahraga atletik untuk pencarian bibit, karena atletik merupakan salah satu olahraga dasar.

Baca Juga: Stop! Makanan Khas Indonesia Ini Sebenarnya dari Belanda

Hal senada juga diungkapkan oleh Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Malang, Eko Budi Hartoyo.

“Acara ini dalam rangka pencarian bibit-bibit atlet muda, yang diproyeksikan untuk event-event Jatim mendatang. Baik itu sifatnya POR SD, Popda untuk usia SMP s/d SMA, juga Porprov,” ucapnya.

Kejuaraan atletik ini mempertandingkan beberapa cabang olahraga atletik diantaranya lari, estafet, tolak peluru, lompat jauh dan lompat tinggi, yang diikuti 339 peserta baik putra dan putri, dari 45 SMP/ MTs negeri maupun swasta se-Kota Malang.

Baca Juga: Masuk Pak Eko! Gak Ada Kerjaan, Polisi Ini Pamer Skill yang Bikin Viral

“Kegiatan ini memang diselenggarakan Dispora Kota Malang yang bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), karena PASI yang lebih tahu terkait teknisnya untuk atletik,” jelas Eko yang juga selaku ketua panitia kejuaraan atletik tersebut.

Atletik Cabang Unggulan Kota Malang
Kota Malang Jaring Bibit Unggul Atlet Lewat Kejuaraan Atletik
Cabang olahraga atletik lompat tinggi putra (Rosita)

Kadispora Kota Malang tersebut juga menyebutkan bahwa atletik merupakan salah satu cabang unggulan di Kota Malang, namun penyelenggaraan event di Jawa Timur memiliki rentan waktu empat tahun sekali.

“Sehingga kekhawatiran kita, kalau tidak kita laksanakan setiap tahun, pembinaan maupun kesiapan atlet akan berhenti,” jelasnya.

Baca Juga: Ya Nasib! Dulu Bintang Sinetron Idola Cilik, Kini Tak Ada yang Ingat

“Harapan kami, prestasi dan ketersediaan atlet tetap ada, mengingat eventnya empat tahun sekali. Dan kejuaraan atletik tingkat pelajar SMP/MT yang pertama kali diselenggarakan di Kota Malang ini dapat menjadi event tahunan,” tutupnya.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Swara Mardika

Loading...