MALANGTODAY.NET Upaya untuk menarik dana investasi milik pengusaha Indonesia kembali ke dalam negeri ini, menurut Kepala Seksi Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim III Malang, Falaq Rachmaningtiyas, memang menjadi kebijakan penting yang sangat diperhatikan. Pemerintah pun dengan sangat serius menggodok berbagai skema investasi yang tidak kalah menarik dengan yang dilakukan diberbagai negara tetangga yang memang sudah banyak menarik perhatian investor dari dalam negeri.

“Skema investasi dan keuangan sudah dipersiapkan dengan bagus, salah satunya oleh perbankan. Karena para pengusaha itu tentunya harus mendapat sesuatu yang lebih menguntungkan dibanding sebelumnya. Selain itu, konsekuensinya selama tiga tahun tidak diperbolehkan membawa hartanya ke luar negeri,” jelas perempuan ramah ini.

Meski begitu, lanjutnya, pro dan kontra terkait kebijakan amnesty ini pun terus bergulir. Sehingga, perlu dilakukan berbagai pendekatan kepada masyarakat agar mereka dapat lebih memahami maksud dari kebijakan tersebut. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak dan stakeholder terkait.

 “Dengan berbagai bentuk sosialisasi, tidak sedikit WP yang kemudian tertarik dan melakukan konsultasi. Sebagian besar pun kemudian memilih mengikuti program pengampunan ini. Karena ini hak, maka WP yang bersangkutan bisa memilih,” tegasnya.

Tyas menambahkan, kondisi Malang untuk program amnesty ini sangat bagus. Karena kerjasama dengan berbagai instansi pun terus berjalan dengan baik. Bahkan, berbagai perbankan dan stakeholder pun meminta langsung kepada pihak DJP Jatim III untuk melakukan sosialisasi terkait program pengampunan pajak ini.

“Selain itu, jam layanan pun kami tambah sebagai wujud apresiasi kepada para WP. Sabtu dan minggu kami buka, dan selalu hadir di berbagai event agar masyarakat bisa lebih terbuka lagi,” pungkas Tyas. (pit/ind).

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here