Kuswono menunjukkan koleksinya kepada tamu. (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Nama Kuswono (62) memang tak setenar nama artis atau pejabat. Namun dikalangan kolektor dan pecinta keris, nama Kuswono sudah tidak asing lagi.

Kuswono merupakan warga asli Desa Bakalan Kecamatan Bululawang, sekitar 250 buah keris yang sebagian besar merupakan jenis keris langka ia miliki di rumahnya. Kuswono mulai mempelajari keris secara mendalam pada tahun 1970-an silam.

Selain seorang kolektor keris, Kuswono juga merupakan pengrajin warangka atau wadah keris. Kuswono juga mengatakan jika saat ini malah lebih banyak orang barat yang ingin mempelajari keris daripada orang Indonesia sendiri.

“Orang barat malah berbondong-bondong mempelajari budaya Jawa, seperti keris,” kata Kuswono ditemui MalangTODAY dirumahnya, Desa Bakalan RT 2 RT 3 Kecamatan Bululawang, Kamis (20/4).

Ia juga menjelaskan tujuan seseorang mengkoleksi keris biasanya agar bisa memperlihatkan kewibawaan dan kekuatan terutama untuk seorang pemimpin. Dari penjelasan Kuswono tersebut, selama ini menang tidak sedikit para pejabat yang mendatangi rumah Kuswono untuk membeli keris yang dimilikinya.

“Pejabat pusat memang sering ke sini untuk membeli keris yang akan dijadikan koleksinya. Biasanya keris yang punya kharisma tersebut, seperti keris Singobarong atau Naga,” tambah Kuswono.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika sebuah keris bisa dihargai mahal hingga ratusan juta rupiah, hal tersebut selain karena nilai sejarahnya, bisa juga dari sisi magis yang dimiliki keris tersebut.

“Menurut beberapa orang memiliki aura magis bagi pemiliknya. Harganya mahal karena keris pusaka, langka dan dilapisi emas,” paparnya.

Dari kecintaannya kepada keris, Kuswono dianugerahkan sebuah gelar kerajaan dari Keraton Surakarta Hadiningrat pada tahun ini. Selain itu, anak Kuswono yakni, Mochamad Bisri Adiningrat (19) dinobatkan sebagai Pakar Pusaka Nusantara Termuda se-Dunia tahun 2017.

Kini Kuswono masih terus berupaya melestarikan budaya Jawa, utamanya keris, yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here