Kisah Heroik

MALANGTODAY.NET –  HUT TNI ke-71 digelar di Stadion Brantas Kota Batu, Rabu, (05/10). Adegan perebutan wilayah yang dan perang fisik disajikan apik oleh 500 pemeran dalam drama kolosal yang berjudul ‘Bakti Juang Mayor Hamid Rusdi’.

Sutradara pertunjukan kolosal, Winarto Ekram menuturkan bahwa perjuangan Mayor Hamid Rusdi dalam merebut kembali Kota Malang pada tahun 1947 menjadi ide dasar penyusunan naskah drama ini.

“Mayor Hamid Rusdi adalah seorang Komandan Pasukan yang paling ditakuti pasukan lawan, disegani kawan, dan dipatuhi oleh anak buahnya. Karakter pemberani yang merupakan ciri khas pemuda jaman revolusi ini yang ingin kami tularkan kepada generasi muda melalui drama kolosal ini,” ungkap Winarto Ekram kepada Malangtoday.net yang menemuinya seusai penampilannya.

Tampak semua yang hadir hanyut dalam kisah yang dipaparkan dalam drama penuh emosi selama 27 menit di tengah lapangan. Di tribun sering sekali terdengar riuh jerit saat menyaksikan bagaimana kekejaman penjajahan merampas dan menyiksa pejuang Republik Indonesia.

Selain itu, proses tertangkapnya Mayor Hamid Rusdi yang justru disebabkan oleh laporan dari telik sandi pemerintah kompeni. Menyiratkan pesan penting bahwa, dalam setiap perjuangan harus selalu diwaspadai dan diantisipasi adanya pengkhianatan.

“Musuh dalam selimut itulah yang membuat proses perjuangan Hamid Rusdi berhenti, tapi tidak semangatnya. Semangat itu yang harus tetap kita jaga dan sampaikan kepada generasi kita selanjutnya,” tutur Winarto yang dikenal sebagai seniman tari ini menutup pembicaraan. (rif/ind)

Berikan tanggapan Anda