Kartu Indonesia Pintar
Kartu Indonesia Pintar

MALANGTODAY.NET –  Secara prosedur, pendistribusian Kartu Indonesia Pintar (KIP) menurut Kasi Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Menengah Kota Malang, Dodik Teguh Pribadi ada dua jalan. Pertama melalui kelurahan untuk kemudian diberikan kepada sekolah tempat siswa belajar. Kemudian kedua melalui lembaga legislatif yang langsung menyerahkan kepada siswa yang bersangkutan.

“Legislatif memang diberi wewenang untuk menyampaikan KIP ini. Karena mereka memang bisa mengajukan nama di daerah mereka yang dirasa membutuhkan. Tapi sayang kadang salah sasaran,” tambahnya.

Sementara untuk penyaluran melalui kelurahan memang ada perbedaan. Beberapa kelurahan yang memiliki kepedulian turut melakukan survei dengan mendatangkan nama-nama yang tercatat. Ketika terdapat indikasi anak tersebut mampu, maka kartu tidak diberikan dan dikembalikan kepada pemerintah.

“Kalau yang nggak mau repot ya langsung dibagi-bagikan, seperti itu laporan yang terjadi di lapangan,” beber Dodik.

Itu sebabnya, ada beberapa KIP yang ‘ngendon’ di kelurahan. Sebab, memang dibutuhkan validasi agar yang menerima benar-benar yang membutuhkan. Sehingga, program ini akan tepat sasaran. (pit/ind).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda