MALANGTODAY.NET – Pemberitaaan tentang kasus seorang anak yang dilaporkan tertidur selama 5 jam setelah mengkonsumsi permen jari membuat banyak kalangan resah. Apalagi permen yang secara tampilan sangat menarik bagi anak-anak tersebut disinyalir mengandung zat adiktif.

Seperti dalam sebuah laporan di Tangerang, seorang ibu yang melaporkan anaknya yang mengeluh pusing bila tidak mengkonsumsi permen jari.

Meski belum ada laporan resmi terkait beredarnya permen yang diimport dari Tiongkok tersebut, di wilayah Kabupaten Malang, setidaknya kita harus mewaspadai jangan sampai jajanan yang awalnya bertujuan memberi asupan anak menjadi sumber petaka di kemudian hari.

Respon pertama datang dari kalangan DPRD Kabupaten Malang yang mengungkapkan keprihatinannya. Keamanan dan kesehatan jajanan anak memang selayaknya mendapat kontrol yang ketat, mengingat penjualannya langsung kepada anak-anak yang belum sepenuhnya bisa memilah mana yang baik bagi kesehatannya atau tidak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo. Menurutnya pihak DPRD sudah pernah menyampaikan terkait hal ini dengan Dinas Pendidikan agar bisa mengontrol dan menjamin kualitas jajanan anak, khususnya di lingkungan SD dan SMP.

“Kepada Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan BNN Kabupaten, kita harus segera upayakan koordinasi demi mengantisipasi adanya jajanan yang sudah menjadi sumber keresahan orang tua,” ujarnya kepada media.

Selanjutnya dia menyarankan kepada Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah antisipatif, yaitu dengan membuat surat edaran ke sekolah-sekolah terkait jajanan anak.

Menurutnya, surat edaran yang dibuat nanti harus menjadi pedoman bagi sekolah-sekolah dalam menjaga kesehatan anak didiknya dengan melakukan kontrol jajanan.

Politisi Partai Golkar ini melanjutkan, tanggung jawab kesehatan jajan bukan hanya menjadi beban Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, akan tetapi peran serta orang tua dalam memberi pengertian kepada anak-anaknya juga sangat penting.(ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda