MALANGTODAY.NET – Dalam kunjungannya menghadiri syukuran ke 64 Pondok Pesantren Al-Amien, Prenduan, Madura, Ketua DPR RI, Dr. H. Ade Komarudin, MH Mengatakan jika Ponpes merupakan rumah besar pendidikan Islam Indonesia, tempat persemaian ilmu dan akhlak, serta etos perjuangan bahkan jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, sehingga sudah sewajarnya Pemerintah juga memberikan perhatian kepada keberadaan Ponpes.

"Saya menyaksikan pancaran optimisme dari wajah-wajah para pengasuh, wajah para asatidz, wajah para santri Pondok Pesantren Al-Amien, sekaligus optimisme terhadap wajah Islam Indonesia, Islam yang damai, toleran dan memuliakan ilmu pengetahuan," katanya dalam sambutan, Minggu (9/10).

Ade mengaku setiap kali memasuki pesantren, selalu ada perasaan damai di dalam hati, "Mengingat saya sendiri juga pernah tumbuh dan dibesarkan di lingkungan pesantren di sebuah desa terpencil di Purwakarta Jawa Barat," ceritanya.

Dia juga mengatakan jika prinsip-prinsip nilai serta pembangunan karakter yang menjadi sumbu utama pendidikan pesantren, tidak heran bila Ki Hajar Dewantara menyebut pesantren merupakan soko guru pendidikan nasional.

"Pernyataan Ki Hajar Dewantara tersebut bertolak dari kenyataan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Pesantren bagian organik dari perkembangan sistem pendidikan nasional. Dengan demikian, pesantren bukan hanya identik dengan makna keislaman tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia," papar Ade.

Hadir dalam syukuran tersebut yakni Ridwan Hisjam Wakil Ketua FPG DPR RI, Saiful, Wakil Gubernur Jawatimur, Bupati Sumenep KH Busro, Direktur Polinema, Tundung Subali Patma serta beberapa pejabat lainnya.

Berikan tanggapan Anda