Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, Warga Druju Demo ke Kejaksaan Kepanjen
Warga-Druju yang melakukan aksi demonstrasi di halaman Kejaksaan Negeri Kepanjen (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Aksi unjuk rasa dilakukan warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang di halaman Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Rabu (1/8).

Ada sekitar 100 orang warga yang melakukan aksi unjuk rasa itu. Warga menuntut agar kejaksaan bisa lebih profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi DD/ADD yang diduga melibatkan Kepala Desa Druju, Mujiono, pada periode 2013-2015 silam.

Baca Juga: Bertitel Komedian, 3 Artis Ini Sebenarnya Gak Pernah Bisa Bikin Ketawa

Salah satu perwakilan demonstran, Syamsul mengatakan jika seharusnya pihak kejari lebih mendalami dugaan korupsi DD/ADD tersebut. Pihak demonstran juga meminta agar kejari turut memeriksa staf Desa yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi DD/ADD itu.

“Kenapa berkasnya selalu ditolak? Dikembalikan sampai tiga kali, ada apa sebenarnya? Padahal dari hasil audit BPK sudah ada temuan penyelewengan hingga puluhan juta,” terang Syamsul, yang juga mempertanyakan keseriusan kejari dalam mengungkap kasus dugaan korupsi itu.

Baca Juga: Seminggu Dicat Warna Warni, Pembatas Jalan di Jakarta Dicat Hitam Putih Lagi

Pihak kejari pun tidak ingin warga yang melakukan unjuk rasa salah persepsi. Oleh karena itu, lima perwakilan demonstran diterima pihak kejari untuk mendapatkan keterangan mengenai kasus dugaan korupsi DD/ADD itu.

“Kita hanya bertemu jaksa peneliti. Setelah ini katanya akan ada gelar perkara kasusnya. Kejari janji akan mengundang warga dalam gelar perkara itu,” kata salah satu demonstran yang diterima pihak kejaksaan, Wasiati.

Baca Juga: Intip Gaya Pacaran Bebas Aduhai 5 Pasangan Seleb Ini, Pantaskah?

Pihak warga sendiri mengancam akan kembali melakukan aksi serupa jika tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan DD/ADD itu. Warga memberikan waktu dua pekan pada kejaksaan untuk mendalami dugaan korupsi tersebut.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Swara Mardika