Ilustrasi seseorang mengalami depresi @tirto
Ilustrasi seseorang mengalami depresi @tirto

MALANGTODAY. NET – Kebanyakan dari kita mungkin sudah familiar dengan beragam gejala depresi. Namun, sadarkah kita bahwa gejala tersebut merupakan gejala mental?

Biasanya, gejala depresi (mental) berupa perasaan sedih, tidak berdaya, merasa tidak berharga, dan lainnya yang berujung pada mengisolasi diri dari lingkungan luar selama beberapa waktu.

Namun, ternyata depresi tidak hanya terlihat dari gejala mental. Ada beberapa gejala fisik akibat depresi yang harus kita ketahui. Seperti dilansir dari Kompas.com, pada Rabu (4/4/2019), berikut 5 gejala fisik yang diakibatkan oleh depresi.

Rambut Rontok

Apakah kalian pernah mengalami rambut rontok terus-menerus? Jangan-jangan itu disebabkan depresi! Pertumbuhan rambut memang bisa dikaitkan dengan mood, kepercayaan diri, dan perasaan. Saat kondisi tersebut sangat rendah dan tidak baik, maka situasi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan rambut sehingga tak bisa tumbuh normal.

Tipe rontok paling normal yang terjadi karena stres adalah telogen effluvium. Kerontokan tersebut tidak permanen, artinya rambut bisa tumbuh kembali.

Ilustrasi rambut rontok @majalah kasih
Ilustrasi rambut rontok @majalah kasih
Sakit Kepala

Semua orang mungkin pernah merasakan sakit kepala. Namun, sakit kepala yang rutin dan berlebihan itu menjadi gejala yang serius. Banyak orang beranggapan bahwa sakit kepala juga dikaitkan dengan depresi. Apa kalian pernah merasa seperti itu?

Jika memang sakit kepala tersebut berkelanjutan, ada baiknya kalian berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan yang baik.

Berat Badan Naik

Banyak studi yang menyatakan bahwa depresi juga bisa menjadi pemicu bertambahnya berat badan. Hal ini dijelaskan dalam The American Journal of Public Health pada 2010 mengemukakan alasannya bahwa orang-orang yang depresi cenderung makan makanan yang mengandung lemak, kalori tinggi, dan mengurangi aktivitas fisik. Makanya tidak heran jika ada yang mengaku bahwa “kalau aku stres, kok malah makan terus ya”.

Masalah Pencernaan

Selain orang-orang yang gemar makan saat stres, ada pula orang-orang yang memilih tidak makan saat mengalami depresi. Sehingga kondisi tersebut bisa menyerang pencernaan. Akibatnya perut menjadi kosong’ timbul mual, diare, dan atau sembelit.

Ilustrasi masalah pencernaan @wajibbaca
Ilustrasi masalah pencernaan @wajibbaca
Terlambat atau Tidak Menstruasi

Buat cewek, nih! Ada yang pernah mengalaminya? Kondisi terlalu stres bisa membuat periode menstruasi seseorang tidak teratur. Hal ini dapat memicu banyak reaksi pada tubuh dan berpengaruh pada siklus mentsruasi seseorang.

Baiklah, kalian memilih untuk depresi atau bahagia dalam hidup? (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.