MALANGTODAY.NET – Upaya meningkatkan kerukunan dalam beragama menurut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Malang, Ust. Tufik Kusuma tak hanya terletak pada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Melainkan menjadi tanggungjawab bagi semua lapisan masyarakat, terutama perguruan tinggi.

Menurutnya, peran perguruan tinggi dalam hal ini sangat dominan. Sebab, berbagai kebijakan yang diterapkan juga berpengaruh terhadap pengelolaan hidup di kampus. Di dalamnya juga terdapat akademisi yang diyakini mampu menciptakan suasana yang lebih kondusif.

“Pemahaman terkait perbedaan itu dipegang oleh kebijakan kampus, dan kami dari FKUB juga sangat terbuka turut menyampaikan pemahaman tersebut,” tambahnya.

Misalnya saja, lanjut Taufik, kampus bisa mengagendakan kegiatan bersama mahasiswa dan FKUB untuk berdiskusi bersama. Dicontohkannya untuk masa orientasi atau perkenalan perguruan tinggi. Dimana FKUB dapat menjadi pemateri untuk mengisi pemahaman kepada setiap pendatang yang baru saja datang ke kota kembang ini.

“Saya harap kerjasama serupa bisa diupayakan. Karena sebelumnya kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Malang,” bebernya.

Selain itu, peran serta dari para aktivis kampus dirasanya juga sangat besar. Sehingga, pendekatan melalui para aktivis pun tak pernah lupa untuk ditinggalkan. Dengan harapan, tercipta keselarasan, mulai dari organisasi terkecil hingga tertinggi dalam sebuah perguruan tinggi.

“Itu sebabnya, kami juga selalu membangun koneksi dengan setiap lapisan yang ada di dalam kampus,” urai pria ramah ini. (ind)