Kampung Warna-warni Jebol,

MALANGTODAY.NET– Keindahan mozaik warna-warni yang menghiasi Kampung Wisata Jodipan mendadak suram. Seiring dengan lebatnya hujan yang mengguyur kota Malang selama kurang lebih 2 jam, sebuah bangunan tepat di pintu masuk Gang Kelinci Kelurahan Jodipan rusak parah bagian belakang, akibat amblesnya penutup saluran air di atasnya.

Peristiwa yang mengejutkan warga tersebut terjadi pada pukul 12.30 saat banyak warga sedang istirahat karena suasana hujan.

Saluran air di rumah Suryadi, yang berhimpitan dengan rumah Warimah (82 Tahun), ambles karena tidak sanggup menampung debit air yang tinggi. Amblesnya saluran gorong-gorong tersebut merusak sekitar 3 meter tembok rumah Warimah.

Selama ini nenek dengan usia 82 tahun itu tinggal di rumah dengan ukuran  8.5 meter × 2,9 meter bersama 2 Kepala Keluarga dengan jumlah 5 Jiwa. Akibat dari runtuhnya tembok yang berbatasan langsung dengan tempat cuci mobil itu, kini rumah tersebut tidak bisa ditempati.

Kampung Warna-Warni Jebol

Salah seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang yang ditemui MALANGTODAY.NET sesaat setelah kejadian mengungkapkan, kemungkinan mampetnya gorong-gorong dengan ukuran 2,5 meter persegi itu diakibatkan banyaknya sedimen yang ada di dasar resapan.

Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta, sedangkan korban langsung dievakuasi ke rumah warga sekitar untuk mendapat pertolongan akibat luka yang dialaminya.

Kini lokasi yang tepatnya berada Jl. Ir. Juanda 1A No.5B, RT.006 RW.006, KelurahanJodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, telah dipasang garis demarkasi sebagai antisipasi pengamanan. Sedangkan untuk warga dihimbau tidak mendekat lokasi bencana sebagai bentuk antisipasi longsor susulan, karena hujan masih rintik-rintik.(rik)

 

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda