Unik, Ada Peserta Gerak Jalan Tradisional Turen-Malang Jalan Mundur
Kusno Hadi saat sedang mempersiapkan diri sebelum ikut gerak jalan tradisional (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Ada yang unik dalam gerak jalan tradisional Turen-Malang yang digelar pada, Sabtu (28/10). Sejumlah peserta yang mengikuti gerak jalan itu menggunakan beragam pakaian, mulai dari busana bertema tradisional hingga yang terbuat dari plastik daur ulang sampah. Selain itu, ada salah satu peserta yang mengikuti gerak jalan dengan berjalan mundur.

Dia adalah Kusno Hadi warga Ciptomulyo Kecamatan Sukun Kota Malang ini turut berpartisipasi dalam gerak jalan tradisional itu dengan jalan mundur. Tidak ada persiapan khusus bagi Kusno untuk mengikuti gerak jalan tersebut.

“Cuma jalan saja, dua hari ini latihan fisik. Ya olahraga saja, semoga olahraga ini makin digalakan,” kata Kusno kepada MalangTODAY, Sabtu (28/10).

Kusno menambahkan jika gerak jalan tradisional Turen-Malang ini sudah di nanti-nanti sejak terakhir diadakan pada tahun 2008 lalu. Kusno sendiri mengaku sudah pernah berjalan mundur jauh, yaitu bertemu Presiden Joko Widodo ke Jakarta dan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Terjauh masih ke Jakarta, 39 hari (jalan mundur). Ke Lombok 23 hari. Tidak ada filosofi khusus, hanya senang saja olahraga,” imbuhnya.

Sementara itu, peserta lain yang mengenakan pakaian unik berupa bahan daur ulang sampah, Budi Suwarno warga Kecamatan Ampelgading mengatakan jika dirinya sengaja mengikuti gerak jalan tradisional itu sekaligus untuk berkampanye menyadarkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

 Budi Suwarno yang mengenakan pakaian dari daur ulang sampah (Dhimas)
Budi Suwarno yang mengenakan pakaian dari daur ulang sampah (Dhimas)

“Saya prihatin karena sekarang kondisi kotor sekali, saya juga sudah ikut membersihkan sungai dimana-mana. Saya hanya ingin membersihkan, tidak mau dibayar,” ungkap Budi.

Lebih lanjut, bapak yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak itu mengatakan bahwa senang jika melihat kondisi lingkungan yang bersih. Budi memegang teguh pepatah yang mengatakan jika kebersihan adalah sebagian dari iman. (Mas/end)

Loading...