Tak Ingin Ada Korban Lagi, Peredaran Petasan Akan Diawasi Ketat
Salah satu petugas dari Polres Malang menegur seorang penjual petasan di Pasar Besar Kepanjen@Dhimas Fikri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Pasca terjadinya ledakan petasan skala besar yang terjadi di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, beberapa lalu membuat pihak kepolisian memperketat pengawasan.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, dalam Operasi Pekat Semeru 2018 yang telah berjalan, salah satu sasarannya adalah petasan.

Baca Juga: Mau Tukar Uang Baru? Yuk Catat Jadwal Kas Keliling Bank Indonesia di Malang Raya

“Ini kan salah satu target kita petasan memang,” kata pria yang akrab disapa Ujung itu, belum lama ini.

Sementara terkait ledakan petasan di Lawang yang menewaskan satu orang, Ujung mengungkapkan bahwa bahan-bahan baku petasan tersebut berasal dari luar daerah.

“Itu dari keterangan yang kita ambil, barangnya bukan dari Malang, dari Probolinggo menurut keterangannya, dan dia beli di Pasar Lawang, dia hanya bungkus-bungkus saja,” sambungnya.

Ujung melanjutkan untuk lokasi-lokasi pembuatan petasan akan terus diselidiki, meskipun sudah diketahui bahwa petasan-petasan tersebut bukan di produksi di wilayah Malang.

Baca Juga: Olahraga Masih Sangat Penting Walau Saat Berpuasa

“Semua tempat kita selidiki, tidak ada tempat spesifik khusus memang yang produksinya bukan disini, disini hanya tempat bungkus-bungkusnya saja,” jelasnya.

Mengenai pabrik pembuatan petasan di Kabupaten Malang, hingga saat ini Polres Malang belum mendapat informasi, hal itu mengingat produsen petasan berada di luar daerah.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor   : Endra Kurniawan

Loading...