Sudah 2 Tahun Oplos Elpiji, Begini Pengakuan Seorang Tersangka
Ratusan barang bukti elpiji oplosan yang disita dari tangan tersangka@Dhimas Fikri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Malang berhasil membongkar pengoplosan elpiji di Desa Talok, Kecamatan Turen dan Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dua orang tersangka, AS (47) warga Desa Talok Kecamatan Turen dan S (40) warga Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen diamankan bersama 919 barang bukti elpiji 3 kilogram, 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

Baca Juga: Aremania Langsung Datangi Rumah Korban Tewas Kerusuhan Kanjuruhan

Kepada polisi, salah satu tersangka, AS mengaku, sudah 2 tahun belakang ini dirinya melakukan praktek nakal tersebut. AS menjual elpiji hasil oplosan tersebut ke sejumlah tempat usaha peternakan, toko, rumah makan, dan sebagainya.

“Wilayah pemasarannya di Malang Raya, tetutama di Kabupaten Malang. Ya hanya menjalankan usaha, untuk memenuhi permintaan warga saja,” kata Agus, Rabu (18/4).

AS juga mengatakan jika selama ini mendapat kiriman elpiji dari distributor. Dalam sehari, AS bisa menghasilkan 20 hingga 30 elpiji oplosan.

Baca Juga: Breaking News : Aremania Sukun Korban Kerusuhan Hembuskan Nafas Terakhir

Agus sendiri diamankan di gudang pangkalan elpiji yang ada di Desa Talok Kecamatan Turen. Sementara, tersangka lainnya, S diamankan di gudang di Desa Talangangagung Kecamatan Kepanjen.

“Kita lakukan penyelidikan, dan mendapati dua lokasi gudang diduga tempat pengoplosan gas elpiji,” ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Endra Kurniawan

Loading...