Suasana Duka Selimuti Kediaman Balita Siti Aisyah
Suasana Rumah Siti Aisyah (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Suasana duka menyelimuti rumah duka keluarga Siti Aisyah Anggraeni (2), balita yang tenggelam dan meninggal dunia terbawa arus irigasi. Keluarga tampak terpukul atas meninggalnya putri cantik kesayangan mereka.

Warga sekitar berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan duka cita. Keluarga korban sendiri langsung membawa pulang jenazah setelah ditemukan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

“Karena sudah ketemu dalam keadaan meninggal, keluarga langsung membawa pulang jenazah untuk disemayamkan,” ujar Ipda Heriyani, Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, Minggu (05/03).

Ia menambahkan, bahwa tidak ada tanda-tanda tindak kejahatan apapun. Semua murni faktor kecelakaan. Saat ditemukan kondisinya sudah pucat karena sudah dua hari terbawa aliran air sungai.

Setelah mendapat laporan warga mengenai keberadaan jasad Siti Aisyah, tim SAR dan relawan bersama Polsek Gondanglegi melakukan evakuasi. Jenazah pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Jenazah Siti Aisyah pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Khosim di sebuah aliran sungai di persawahan Dusun Boro Desa Panggungrejo Kecamatan Gondanglegi, ia pergi ke sawah hendak mencari jamur, namun tak diduga yang ia temukan malah mayat balita malang tersebut

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here