Lokasi situs yang diduga peninggalan kerajaan Majapahit di proyek tol Mapan Desa Sekarpuro Pakis (ist) (2)
Lokasi situs yang diduga peninggalan kerajaan Majapahit di proyek tol Mapan Desa Sekarpuro Pakis (ist)

MALANGTODAY.NET – Tim arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur akan melakukan ekskavasi atau penggalian di lokasi yang diduga merupakan situs peninggalan Kerajaan Majapahit di proyek tol Malang-Pandaan (Mapan) Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho menyampaikan, ekskavasi akan dilakukan hingga lima hari kedepan. Tujuannya, untuk meneliti dan mengumpulkan data mengenai situs tersebut.

“Kita lihat dulu, selama lima hari kedepan. Kemungkinan pra atau sebelum Majapahit,” kata Wicaksono, Selasa (12/3/2019).

Selanjutnya, melalui ekskavasi itu diharapkan bisa diketahui bentuk bangunan kuno tersebut. Pasalnya, awal ditemukannya lokasi tersebut terdapat tumpukan bata kuno yang kental dengan bagian bangunan kerajaan atau semacamnya.

“Kita lihat dari hasil temuan dari teman-teman, konteks fragmen porselin terus mata uang dan segala macam lainnya baru bisa ditentukan,” urainya.

Beberapa dari fragmen porselin tersebut memiliki motif khas Tiongkok. Begitu pula dengan koin-koin mata uangnya masih memiliki kenampakan aksara mandarin.

Uang kuno tersebut nampak berupa lempengan koin logam berwarna emas dengan ada lubang kotak di tengahnya. Di salah satu sisi lempengan tersebut, terdapat aksara mandarin yang melingkari koin.

Nantinya, dari hasil ekskavasi ini baru dapat ditentukan langkah apa yang bisa diambil. Jika tempat tersebut memang benar terdapat situs peninggalan yang amat berharga, maka pelestarian kedepan harus dilakukan.

“Hasilnya nanti berupa rekomendasi terkait apa yang akan dilakukan untuk melestarikan situs ini,” pungkasnya. (DHI/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.