Diduga Ulah Pengunjung, Lahan Savana Gunung Bromo Hangus Terbakar
Kondisi Savana Bromo Yang Terbakar (ist)

MALANGTODAY.NET – Savana Gunung Bromo mengalami kebakaran sejak Selasa (12/9) siang. Api mejalar sangat panjang sampai menghanguskan sekitar lebih dari 50 hektare lahan. Dugaan sementara, api datang akibat ulah pengunjung.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah 1, Fariana Prabandari menyampaikan, dugaan sementara api tersebut datang karena pengunjung lalai mematikan api setelah membuat api unggun. Kemungkinan juga ada pengunjung yang membuang puntung rokoknya sembarangan.

“Kami sudah memberi imbauan agar pengunjung tidak melakukan hal yang menghawatirkan,” katanya pada Wartawan, Selasa (12/9).

Meski begitu, menurutnya dugaan tersebut hanya bersifat sementara. Mengingat saat ini Indonesia memasuki musim kemarau ditambah ada banyak sekali bahan bakar yang berada di kawasan Savana tersebut dan dapat memicu terjadinya kebakaran.

Kebakaran hutan tersebut untuk saat ini diperkirakan telah menghanguskan lahan sekitar 50 hektare. Namun pihaknya masih terus melakukan perhitungan lebih mendalam lagi. Sejak Selasa siang, 70 persen lahan yang terbakar sudah berhasil dipadamkan.

Sementara sisanya, lanjut Fariana, masih dalam penanganan. Ada dua titik di daerah perbukitan yang memang masih belum dipadamkan 100 persen. Lantaran medannya yang memang susah untuk digapai dibanding dengan lahan datar yang sudah berhasil dipadamkan.

“Yang belum padam sepenuhnya di blok mendongan dan puncak lembu,” tambahnya lagi.

Proses pemadaman menurutnya dilakukan oleh tim TNBTS dengan bantuan dari TNI dan masyarakat sekitar. Akibat dari kebakaran itu, akses pengunjung sedikit dibatasi. Karena asap juga dipastikan sangat menganggu sekali dan para pengunjung diimbau untuk lebih berhati-hati.

“Untuk penanjakan sudah remsi kami tutup, karena memang ada renovasi di sana,” pungkasnya ramah.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.