Savana Bromo Terbakar, Habitat Fauna Endemik Berhasil Diselamatkan
Savana Bromo terbakar (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Setalah berjuang selama tiga hari lamanya, kebakaran yang terjadi di savana Bromo akhirnya dapat diatasi. Walaupun belum dapat dipastikan berapa luas savana bromo yang terbakar, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS)  memperkirakan tidak lebih dari 65-70 hektar.

Kebakaran tersebut berawal dari Blok Pletongan yang termasuk dalam wilayah Resort PTN Tengger Laut Pasir yang berbatasan dengan Resort PTN Coban Trisula.

Baca Juga: Tanggapi Isu Toa Masjid, Komedian Ini Diancam Mati!

Kepala Balai Besar TNBTS,  John Kennedy menjelaskan personil yang turun untuk memadamkan api saat kebakaran berlangsung, berhasil menghalau api agar tidak masuk dalam kawasan Resort PTN Coban Trisula.

“Awal terjadi kebakaran itu di perbatasan Resort Coban Trisula. Karena Resort Coban Trisula adalah zona inti, teman-teman membuat sekat bakar kemudian menghalau supaya api tidak merambat naik ke wilayah Resort Coban Trisula,” ucapnya, Selasa 05/09/2018).

“Karena kawasan Resort Coban Trisula adalah zona inti, habitat fauna endemik yakni macan tutul, elang jawa dan sebagainya,” tambahnya.

Baca Juga: Gila! Bertahun-tahun Bapak di Malang Cabuli Anaknya

Lokasi kebakaran yang masuk dalam kawasan zona pemanfaatan dan zona rimba tersebut,  diduga bukan disebabkan oleh wisatawan.  Dikarenakan lokasi kebakaran bukanlah jalur lalu lalang wisatawan.

“Awal sumber api kan di Blok Pletongan,  biasanya disitu tempat masyarakat sekitar untuk mencari kayu bakar,  tanaman obat-obatan, juga mencari burung. Padahal sudah banyak larangan-larangan dari kami supaya jangan membuat api,” jelas Kababes TNBTS tersebut.

“Selain bukan lokasi pengunjung,  kebaran besar terjadi pada pagi hari. Kalau pagi hari, tentu malam hari itu dia buat apinya,” jelas John.

Baca Juga: Kebakaran di TNBTS, Petugas Gabungan Berhasil Jinakkan Api

Terlepas dari penyebab kebakaran, Kababes TNBTS tersebut yakin,  proses recovery alang-alang di Savana Bromo pasca kebakaran akan berlangsung cepat.

“Alang-alang itu cepat. Kalau hujan ya paling lama satu minggu sudah bagus lagi, seperti tahun 2017. Tapi kalau tidak hujan ya paling lama satu bulan. Semua itu suksesi alam,” tutupnya.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor    : Endra Kurniawan

Loading...