Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Tunaikan Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang
Salah satu peserta Jalanidhi Puja terlihat begitu khusyuk mengikuti upacara sakral tersebut@Dhimas Fikri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Umat Hindu dari seluruh Malang Raya menjalani upacara sakral Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, rangkaian upacara tersebut dimulai sejak kemarin, Selasa (13/3), hingga puncaknya hari ini, Rabu (14/3). Upacara diawali dengan Mendak Toya Anyar (mengambil air suci baru, red) di Sumur Pitu oleh Mangku Suparlan.

Baca Juga: Menengok Peluang Industri Rangkai Bunga dalam Ekonomi Kreatif

Kemudian dilanjutkan dengan upacara Tumpeng Robyong oleh Mangku Juwarno. Lalu upacara Mendak Toya Segara (mengambil air laut, red), Mendak Toya Anyar Ngiring Ida Batara Pura Luhur Amerta Jati, Larung Jolen serta beragam acara kesenian dan hiburan.

Jalanidhi Puja merupakan salah satu upacara umat Hindu sebagai bentuk syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa atas keberkahan yang telah diberikan selama satu tahun.

“Ada 11 ribu umat Hindu yang mengikuti upacara ini, dari Kabupaten Malang dan sebagian Kota Malang serta Kota Batu,” ujar Ketua Majelis Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo.

Baca Juga: Sudah 18 Hari, Kematian Eks Wakapolda Sumut Masih Menjadi Misteri

Adapun makna dari Jalanidhi Puja sendiri adalah membersihkan Buana Agung dan Buana Alit. Buana Agung merupakan dunia alam semesta dan Buana Alit adalah Pribadi manusia itu sendiri.

Ribuan umat Hindu mengikuti jalannya upacara sakral itu pun dengan begitu hikmat. Setelah prosesi upacara Jalanidhi Puja ini, umat Hindu akan melaksanakan Nyepi pada, Sabtu (17/3).

Loading...