Pohon Raksasa Tumbang di Jalan, Jalur Malang-Lumajang Lumpuh Total
Suasana kemacetan arus kendaraan pada jalur Malang-Lumajang akibat pohon tumbang @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Datangnya musim penghujan memasuki November ini disertai angin kencang di wilayah kota Malang dan sekitarnya. Tak hanya genangan air yang menyebabkan banjir, musim hujan juga menyebabkan beberapa pohon tumbang.

Seperti beberapa waktu lalu tepatnya Rabu (7/11/2018) silam ketika salah satu pohon yang ada di kawasan Bendungan Sutami Kota Malang roboh akibat hujan angin. Beruntung tak ada korban dalam kejadian ini, mengingat jalan dalam posisi lengang karena hujan.

Baca Juga: Hasilkan Pundi Rupiah, Begini Cara Bank Sampah di Kabupaten Malang

Insiden pohon roboh karena hujan disertai angin ini pun terjadi lagi. Kali ini terjadi di Jalan penghubung kota Malang ke kota Lumajang yang sering kali disebut Jalur Piket Nol Pronojiwo.

Terpantau mulai Rabu (14/11/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB sampai siang ini, jalur tersebut lumpuh total akibat adanya pohon raksasa yang tumbang dan melintang di jalan utama ini.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kurang Satu Bulan, Antusias Warga Luar Biasa

Karena ukuran pohon cukup besar dengan diameter pohon hampir 3 meter ini, petugas potong pohon dari Balai Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang sulit memindahkan pohon tersebut.

Petugas gabungan dari Unsur TNI, Polri, BPBD Lumajang juga dibantu masyarakat sekitar turut bergotong royong memotong pohon ini agar jalur ini bisa dilewati kembali. Karena ukuran pohon cukup besar, hingga pukul 10.00 WIB baru separuhnya aja bagian pohon yang dapat terpotong.

Baca Juga: Bikin Prihatin, Hasil Seleksi CPNS Kabupaten Malang Jauh dari Ekspektasi

“Hingga kini jam 10.00 WIB masih tengahnya saja yang bisa terpotong mas, cukup sulit karena memang sangat besar,” pungkas Adiarto dari TRC BPBD Lumajang (14/11/2018).

Beruntung dalam kejadian kali ini tak ada korban jiwa. Dan hingga berita ini diturunkan, kondisi arus kendaraan yang hendak ke Malang atau sebaliknya ke Lumajang terpantau masih lumpuh dan terhenti total.


Reporter: Andika Fajar Kurniawan
Editor: Raka Iskandar

Loading...