Pernah Jualan Nasi Goreng, Perjalanan Hidup Sodiq Monata Bikin Melongo!
Sodiq Monata saat ditemui awak media disela-sela persiapan Anugerah Dangdut Indonesia 2018 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen belum lama ini @Dhimas/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kepopuleran yang saat ini direngkuh Sodiq Rifa’i atau yang lebih dikenal dengan Sodiq Monata tidak terlepas dari kisah perjuangan yang bisa bikin orang melongo saat mendengarnya.

Untuk mencapai kesuksesan seperti saat ini, bukan perkara mudah seperti membalik telapak tangan bagi Sodiq. Pria kelahiran Pasuruan itu harus benar-benar merangkak dari bawah.

Baca Juga: Jelang Derbi Kanjuruhan, Panpel Metro FC Cetak 22 Ribu Tiket

Pahit dan manis pun sudah Sodiq rasakan selama dirinya meniti karir sebagai penyanyi dangdut.

“Kalau dari awal sampai saat ini ya, alhamdulillah, pengalaman pahit sudah tak telan semuanya. Cara riyoyo wes wayae oleh riyoyo, wayae panen,” ucap Sodiq, belum lama ini.

Pria yang kini berusia 50 tahun itu mengatakan, pengalaman yang tidak bakal terlupakan baginya, seperti ngamen antar kampung dan bis, hingga akhirnya kini Sodiq menyandang status sebagai ‘Raja Dangdut Koplo’.

Awal manggung pada tahun 1996 di Pandaan Pasuruan, Sodiq diberi upah hanya sebesar Rp 15 ribu. Kemudian, Sodiq bergabung kelompok orkes kecil-kecilan yang tampil dari kampung ke kampung.

Baca Juga: Plt Bupati Malang Ajak Off-Roader Terjun Jadi Relawan

Setelah itu, bukannya langsung melejit, Sodiq ternyata pernah menjadi tukang nasi goreng sekitar tahun 2001-2002. Bahkan, pelantun lagu Numpak RX King tersebut pernah merasakan pekerjaan sebagai kuli bangunan.

“Jualan nasi goreng, ya iya dong. Tahun 2001-2002, jualan di Pandaan. Jangankan tukang nasi goreng mas, kuli bangunan pun saya pernah. Kalau mlarat jangan diceritakan, ratune wong mlarat,” tuturnya.

Masih Tidak Percaya Bisa Terkenal

Sodiq sendiri mengaku sedikit masih tidak percaya bahwa dirinya bisa terkenal. Namun, dirinya percaya, apa yang sudah didapat saat ini merupakan hasil kerja keras.

“Yo sedikit heran ae. Tapi, apa yang kita punya saat ini, yang kita dapat, adalah hasil kerja keras kita, itu sudah pasti. Gak ono wong sukses lek gak kerja keras,” katanya.

Mengenai pilihannya berkarir sebagai penyanyi, lebih spesifik penyanyi dangdut koplo. Sodiq hanya mengatakan, sebagai seniman, dirinya harus berbeda.

Baca Juga  Demi Gaya Hidup, Andik Nekat Kembali Jadi Pelaku Curanmor

“Kan kita sebagai seniman, penampilan kita harus beda. Saya kan beda, kalau penyanyi dangdut tampil ganteng kan akeh tunggale, aku kan bedo, rambut yo pancet gimbal, kulit yo pancet ngene,” kata Sodiq.

Baca Juga: Kasat Lantas dan 5 Perwira Polres Malang Alami Mutasi Jabatan

Suami dari mendiang Indah Yuliani itu juga blak-blakkan menyebut, saat ini, dalam sekali manggung dirinya dapat mengantongi Rp 75 juta. Itu pendapatan Sodiq secara pribadi.

“Sekarang 50 juta, paling banyak 75. Durasi satu jam, delapan lagu. Kalau sama crew Monata kisaran 200-an juta,” ungkap Sodiq.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Raka Iskandar

Loading...