Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat memberi keterangan kepada awak media beberapa waktu lalu (Dhimas)
Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi@MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Pemerintah Kabupaten Malang menilai layanan yang mereka berikan pada masyarakat belum maksimal selama ini. Salah satunya adalah belum dioptimalkannya Kepanjen sebagai ibu kota Kabupaten Malang.

Seperti diketahui, selama ini pusat pemerintahan Kabupaten Malang masih belum bisa disatukan di Kepanjen. Beberapa organisasi perangkat daerah masih berkantor di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim Kota Malang.

Beberapa waktu lalu Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi mendesak sesegera mungkin agar pusat pemerintahan dipindah ke Kepanjen. Namun, hingga kini upaya tersebut masih belum terlihat gaungnya.

Baru-baru ini, Sanusi pun menyebut jika akan membuat sebuah mall pelayanan publik di Kepanjen. Tapi, belum dijelaskan secara detail mengenai mall pelayanan tersebut.

“Kita akan merealisasikan mall pelayanan publik di Kepanjen, sehingga perizinan misalnya dapat dilayani secara singkat selama syarat dan surat kelengkapan telah terpenuhi tanpa harus wira-wiri untuk menyelesaikan sebuah kelengkapan administrasi,” ucap Sanusi.

Sejauh ini, konsep mall pelayanan publik ini memang sudah diterapkan di sejumlah daerah. Diantaranya seperti di Banyuwagi, Sidoarjo, Pamekasan, Bojonegoro, Probolinggo, Banyumas dan beberapa daerah lainnya.

Terakhir, eks Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini pun mengungkapkan, keberadaan Kepanjen sebagai ibu kota harus dimaksimalkan perannya.

“Dalam peningkatan pelayanan pada masyarakat, pemerintah daerah segera mengoptimalisasi keberadaan dan tampilan Kepanjen, dari segala sisi, infrastruktur serta hal terkait pelaksanaan pemerintahan,” terangnya. (Dhi/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.