Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara MalangTODAYDhimas
Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara @ MalangTODAY/Dhimas

MALANGTODAY.NET Hingga saat ini Pulau Bali masih menjadi destinasi primadona pariwisata di Indonesia. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memiliki target dapat mengeksplor destinasi lain di luar Pulau Dewata itu.

Untuk mengeksplor potensi-potensi pariwisata yang ada di Indonesia, Kemenpar memiliki strategi melalui pembentukan Badan Otorita Pariwisata (BOP). Sejauh ini ada beberapa BOP yang sudah terbentuk, seperti di Labuan Bajo dan Borobudur.

BACA JUGA: Tak Cuma di Bandung, Tempat Nasi Gratis juga Ada di Malang Lho

Kabupaten Malang yang menjadi salah satu daerah memiliki potensi cukup bagus dalam sektor pariwisata, merasa perlu ambil bagian dalam strategi Kemenpar membentuk BOP.

“Untuk BOP, surat tentang Badan Otorita sudah ada di meja pak Presiden. Jadi pengantar ya di tandatangani sudah ada di meja pak Jokowi, mudah-mudahan dalam waktu dekat dia sudah tanda tangan untuk Perpres-nya,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, Senin (12/11/2018).

Made sendiri berharap tahun ini pembentukan BOP itu dapat direalisasikan.

“Ya mudah-mudahan saya harapkan tahun ini. Karena sudah tinggal realisasi,” terang mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang tersebut.

BACA JUGA: Perang Lawan Botoh Pilkades, Lima Polres Ini Siapkan Personil BKO

Hampir sama seperti pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), setelah pembentukan BOP disetujui, sejumlah tahapan-tahapan masih harus dilewati Kabupaten Malang.

“Badan Otorita setelah disetujui Presiden nanti akan dibentuk kepengurusannya, itu yang punya kewenangan pusat. Setelah itu mereka membentuk, yang penting kan ada lokasinya, mereka membentuk Badan Otorita itu dengan kantor di Wonosari Gunung Kawi. Setelah dibentuk Perpres, dibentuk ketuanya siapa, dibentuk pengurus, kemudian mereka membuat rancangan desain, sepertinya mereka akan berbeda dengan Kawasan Ekonomi Khusus,” pungkas Made.


Penulis: Dhimas Fikri
Editor: Ilham Musyafa

Loading...